*KISAH NABI YUSUF عليه ااسلام*
Bagian 3
*Yusuf عليه ااسلام ditemukan*
Yusuf عليه ااسلام berada di dalam sumur seorang diri, diliputi oleh kegelapan dan kesunyian yang mencekam. Ia melihat ke atas dan ke bawah ke kanan dan ke kiri memikirkan bagaimana cara ia dapat naik ke atas sumur, namun ia tidak melihat sesuatu yang dapat menolongnya. Ia hanya dapat melihat bayangan tubuhnya dalam air sumur yang dangkal di bawah kakinya.
Sungguh suatu ujian yang amat berat bagi seorang semuda Yusuf yang masih belum banyak pengalaman dalam kehidupan di luar rumah, Ia baru pertama kali berpisah dari ayahnya yang sangat menyayangi dan memanjakannya.
*Yusuf Menjadi Budak Belian*
وَجَاءَتْ سَيَّارَةٌ فَأَرْسَلُوا وَارِدَهُمْ فَأَدْلَىٰ دَلْوَهُ ۖ قَالَ يَا بُشْرَىٰ هَٰذَا غُلَامٌ ۚ وَأَسَرُّوهُ بِضَاعَةً ۚ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِمَا يَعْمَلُونَ
Kemudian datanglah kelompok orang-orang musafir, lalu mereka menyuruh seorang pengambil air, maka dia menurunkan timbanya, dia berkata: Oh; kabar gembira, ini seorang anak muda! Kemudian mereka menyembunyikan dia sebagai barang dagangan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan.
Surah Yusuf (12:19)
Kemudian Yusuf ditawan dan dibawa sebagai budak, mereka akan menjualnya di negeri Mesir.
وَشَرَوْهُ بِثَمَنٍ بَخْسٍ دَرَاهِمَ مَعْدُودَةٍ وَكَانُوا فِيهِ مِنَ الزَّاهِدِينَ
Dan mereka menjual Yusuf dengan harga yang murah, yaitu beberapa dirham saja, dan mereka merasa tidak tertarik hatinya kepada Yusuf.
Surah Yusuf (12:20)
Sesampai di Mesir Yusuf benar-benar dijual sebagai budak, pembelinya seorang menteri kerajaan bernama Al-Aziz, kemudian menteri tersebut menyerahkan Yusuf kepada istrinya yaitu Zulaiha.
وَقَالَ الَّذِي اشْتَرَاهُ مِنْ مِصْرَ لِامْرَأَتِهِ أَكْرِمِي مَثْوَاهُ عَسَىٰ أَنْ يَنْفَعَنَا أَوْ نَتَّخِذَهُ وَلَدًا ۚ وَكَذَٰلِكَ مَكَّنَّا لِيُوسُفَ فِي الْأَرْضِ وَلِنُعَلِّمَهُ مِنْ تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ ۚ وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَىٰ أَمْرِهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Dan orang Mesir yang membelinya berkata kepada isterinya: Berikanlah kepadanya tempat (dan layanan) yang baik, boleh jadi dia bermanfaat kepada kita atau kita pungut dia sebagai anak. Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepadanya ta´bir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya.
Surah Yusuf (12:21)
Zulaiha tidak mempunyai anak, mereka bermaksud menjadikan Yusuf sebagai anak angkatnya. Kini Yusuf hidup dilingkungan istana Kerajaan Mesir, makin lama makin tampaklah bahwa Yusuf seorang pemuda yang tampan lagi cerdas. Zulaiha kemudian mengangkatnya sebagai kepala pelayan di istana.
*Zulaikha Tergoda Ketampanan Nabi Yusuf*
Sebagai pemuda yang tampan dan ramah Yusuf telah menarik perhatian Zulaiha, bukan sebagai ibu dan anak, Zulaiha tertarik kepada Yusuf sebagai seorang wanita kepada lelaki dewasa.
Pada suatu hari, di saat suaminya pergi, Zulaiha mengenakan pakaiannya yang terbaik, bau parfum tersebar di seluruh tubuhnya, ia menghampiri Yusuf di kamarnya. Yusuf berdebar kencang saat melihat penampilan Zulaiha yang lain dari biasanya. Begitu menyolok dan merangsang. Berkata Zulaiha kepada Yusuf:
“Marilah Yusuf, seluruh jiwa dan ragaku kuserahkan kepadamu.“
Yusuf hampir tergoda, namun ia segera ingat kepada Allah, ia pun berkata:
“Aku berlindung kepada Allah dari perbuatan maksiat ini. Bagaimanakah aku akan melakukan perbuatan ini, sedang suamimu adalah Tuanku yang telah memuliakan dan berbuat baik kepadaku, adalah tidak patut jika suatu kebaikan dibalas dengan penghinaan.”
Akan tetapi hati dan pikiran Zulaiha telah dikuasai nafsu dan tergoda bujukan iblis. Ia tak menghiraukan peringatan Yusuf.
“Yusuf”
desah Zulaiha sambil menghambur dan memeluk Yusuf erat-erat.
"Tidak seorang pun melihat kita. Tidak ada yang mengetahui perbuatan kita".
“Allah mengetahuinya !“
Jawab Yusuf sambil berontak melepaskan diri, buru-buru ia melarikan diri dari dalam kamar. Zulaiha mengejar dan berhasil memegang baju belakang Yusuf. Ia berharap Yusuf akan berhenti dan mau melayaninya. Tapi Yusuf terus berlari sehingga bajunya robek dibagian belakang.
وَاسْتَبَقَا الْبَابَ وَقَدَّتْ قَمِيصَهُ مِنْ دُبُرٍ وَأَلْفَيَا سَيِّدَهَا لَدَى الْبَابِ ۚ قَالَتْ مَا جَزَاءُ مَنْ أَرَادَ بِأَهْلِكَ سُوءًا إِلَّا أَنْ يُسْجَنَ أَوْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga robek dan kedua-duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata: Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?
Surah Yusuf (12:25)
Di saat seperti itu tiba-tiba Al-Aziz datang, Zulaiha segera menghampiri suaminya dan berkata: “Yusuf hendak memaksaku melakukan perbuatan mesum."
“Tidak !“ Sahut Yusuf. “Dialah yang memaksa saya untuk melakukan perbuatan keji itu.”
قَالَ هِيَ رَاوَدَتْنِي عَنْ نَفْسِي ۚ وَشَهِدَ شَاهِدٌ مِنْ أَهْلِهَا إِنْ كَانَ قَمِيصُهُ قُدَّ مِنْ قُبُلٍ فَصَدَقَتْ وَهُوَ مِنَ الْكَاذِبِينَ
Yusuf berkata: Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya), dan seorang saksi dari keluarga wanita itu memberikan kesaksiannya: Jika baju gamisnya robek di muka, maka wanita itu benar dan Yusuf termasuk orang-orang yang dusta.
Surah Yusuf (12:26)
Bersambung

No comments:
Post a Comment