Kajian wag harian 3 Robi'ul Akhir 1447H
*MENANGKAP 2* (25-09-'25)
*فَخَرَجَ مِنۡهَا خَآئِفٗا يَتَرَقَّبُۖ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ ٱلۡقَوۡمِ ٱلظَّٰلِمِينَ*
Al-Qashash, 28:21
Maka keluarlah dia (*Musa*) dari kota itu (kota *Firaun*, yaitu Mesir) dengan rasa *takut*, waspada (kalau ada yang menyusul atau *menangkapnya*), dia berdoa, Ya Tuhanku, *selamatkanlah* aku dari orang² yang zalim itu.
Kata orang bijak :
Terkadang, kita harus *melepaskan* hal-hal *kecil* untuk bisa *menangkap* hal-hal besar.
(*Sometimes, we have to let go of the small things to grasp the big things*.
*أَحْيَانًا، عَلَيْنَا أَنْ نَتَخَلَّى عَنِ الأَشْيَاءِ الصَّغِيرَةِ لِنَتَمَكَّنَ مِنْ الْحُصُولِ عَلَى الأَشْيَاءِ الْكَبِيرَةِ*).
① *Kecerdasan* bukan hanya tentang *tahu* banyak hal, tapi juga tentang kemampuan *menangkap* esensi dari setiap pelajaran.
② *Cinta* sejati tidak mencoba *menangkap* pasangannya, tetapi membiarkan ia terbang dan *kembali* dengan sukarela.
③ Jaring *kesabaran* adalah *alat* terkuat untuk *menangkap* hasil yang manis.
④ Kesalahan adalah kail untuk *menangkap* hikmah; jangan pernah *takut* untuk membuat *kesalahan*.
⑤ Orang yang *bijak* tahu kapan harus *menangkap* kesempatan dan kapan harus *melepaskannya*.
⑥ Kita bisa *menangkap* sinar matahari setiap pagi, tetapi kita harus *berani* membuka *jendela* terlebih dahulu.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*إِذَا أَرْسَلْتَ كَلْبَكَ وَسَمَّيْتَ فَأَمْسَكَ وَقَتَلَ فَكُلْ وَإِنْ أَكَلَ فَلَا تَأْكُلْ فَإِنَّمَا أَمْسَكَ عَلَى نَفْسِهِ*
Jika kamu lepas *anjingmu* dengan menyebut nama *Allah*, lalu ia *menangkap* (buruan) dan membunuhnya, maka *makanlah*. Jika anjing itu *memakannya* maka janganlah kamu makan, *sebab* ia menangkap untuk *dirinya* sendiri. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment