Kajian wag harian 4 Jumadil Akhir 1447H
*BERNYAWA 2* (24-11- '25)
*إِنَّ شَرَّ ٱلدَّوَآبِّ عِندَ ٱللهِ ٱلصُّمُّ ٱلۡبُكۡمُ ٱلَّذِينَ لَا يَعۡقِلُونَ*
Al-Anfal, 8:22]
Sesungguhnya makhluk bergerak yang *bernyawa* yang paling *buruk* dalam pandangan Allah ialah mereka yang *tuli dan bisu* (tidak mendengar dan memahami kebenaran) yaitu orang² yang tidak *mengerti*.
Kata orang bijak :
Bahkan dalam *keheningan*, alam semesta senantiasa *bernyawa* dengan irama *penciptaan*.
(*Even in silence, the universe is constantly alive with the rhythm of creation*.
*حَتَّى فِي الصَّمْتِ يَظَلُّ الْكَوْنُ نَابِضًا بِإِيقَاعِ الْخَلْقِ*).
① Untuk mencapai *kedamaian*, kita harus memperlakukan semua yang *bernyawa* dengan penuh rasa *hormat*.
② Setiap *napas* yang kita hirup adalah anugerah, bukti kita masih *bernyawa* dan diberi *kesempatan* untuk berbuat baik.
③ Bukan seberapa *lama* kita hidup, tetapi seberapa *bermakna* hidup kita selagi masih *bernyawa*.
④ *Hargai* waktu dan orang² di sekitarmu; tak ada yang *tahu* kapan kesempatan *bernyawa* ini akan berakhir.
⑤ Jiwa yang *kuat* adalah yang mampu *menemukan* kedamaian dalam diri, meski raga yang *bernyawa* dirundung badai kehidupan.
⑥ Jangan biarkan *impianmu* mati sebelum ragamu, selagi masih *bernyawa* upayakan untuk *mewujudkannya*.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*لَا تَتَّخِذُوا شَيْئًا فِيهِ الرُّوحُ غَرَضًا*
Janganlah kalian *mengambil* sesuatu yang *bernyawa* sebagai *sasaran* (menembak). HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin
.jpg)
No comments:
Post a Comment