Kajian wag harian 20 Jumadil Akhir 1447H
*GELAP 2* (10-12-'25)
*أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ لِدُلُوكِ ٱلشَّمۡسِ إِلَىٰ غَسَقِ ٱلَّيۡلِ وَقُرۡءَانَ ٱلۡفَجۡرِۖ إِنَّ قُرۡءَانَ ٱلۡفَجۡرِ كَانَ مَشۡهُودٗا*
Al-Isra': 17:78
Laksanakanlah *shalat* sejak matahari tergelincir sampai *gelapnya* malam dan (laksanakan pula salat) *Subuh*. Sungguh, shalat Subuh itu *disaksikan* (oleh malaikat).
Kata orang bijak :
Seringkali, di saat paling *gelap*, karakter sejati *seseorang* teruji dan *terbentuk*.
(*Often, in the darkest hours, one's true character is tested and forged*.
*غَالِبًا فِي أَحْلَكِ الْأَوْقَاتِ تُخْتَبَرُ
وَتُصْقَلُ شَخْصِيَّةُ الْمَرْءِ الْحَقِيقِيَّةُ*).
① Dalam setiap *hati* yang *gelap*, selalu ada percikan *harapan* yang siap dinyalakan.
② *Pahlawan* sejati tidak menghindari *kegelapan*, mereka *membawanya* ke dalam cahaya.
③ *Pelajaran* terbesar sering kali *datang* dari pengalaman² yang paling *gelap*.
④ Menerima sisi *gelap* diri adalah *langkah* pertama menuju *kedamaian* sejati.
⑤ Bahkan di tengah *kegelapan*, ingatlah bahwa *matahari* akan selalu *terbit* kembali.
⑥ *Kegelapan* memberi kita kesempatan untuk *melihat* hal-hal yang tidak terlihat di *siang* hari.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الظُّلْمُ ظُلُمَاتٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ*
dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma dari Nabiﷺ : *Kezhaliman* adalah mendatangkan *kegelapan* hari *qiyamat*. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment