Kajian wag harian 3 Rojab 1447H
*SESAT 1* (23-12-'25)
*إِنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ بَعۡدَ إِيمَٰنِهِمۡ ثُمَّ ٱزۡدَادُواْ كُفۡرٗا لَّن تُقۡبَلَ تَوۡبَتُهُمۡ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلضَّآلُّونَ*
Ali 'Imran: 3:90]
Sungguh, orang² yang *kafir* setelah beriman, kemudian *bertambah* kekafirannya, tidak akan *diterima* taubatnya, dan mereka itulah orang² yang *sesat*.
Kata orang bijak :
*Ketersesatan* yang paling berbahaya bukanlah saat kita kehilangan *peta*, melainkan saat kita kehilangan *hati nurani*.
(*The most dangerous lostness is not when we lose our map, but when we lose our conscience*.
*أَخْطَرُ الضَّلَالِ لَيْسَ عِنْدَمَا نَفْقِدُ الْخَرِيطَةَ، بَلْ عِنْدَمَا نَفْقِدُ الضَّمِيرَ*).
① *Bertanya* adalah *kompas* bagi mereka yang takut *sesat* di jalan yang asing.
② Lebih baik *berhenti* sejenak untuk memastikan arah, daripada *berlari* kencang namun di jalan yang *sesat*.
③ Jangan takut merasa *sesat*; terkadang kita harus *kehilangan* arah terlebih dahulu untuk *menemukan* tempat yang benar² kita tuju.
④ Kesalahan terbesar bukanlah saat kita *sesat*, melainkan saat kita sadar telah *salah* namun enggan untuk *berbalik* arah.
⑤ Seringkali kita tidak *sesat* karena kurangnya informasi, tetapi karena *terlalu* banyak mengikuti *bisikan* ego.
⑥ Dunia ini adalah jalan *berliku*; hanya mereka yang memiliki *iman* yang tidak akan merasa *sesat* di dalamnya.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*إِذَا قَالَ الْإِمَامُ { غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ } فَقُولُوا آمِينَ فَمَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ قَوْلَ الْمَلَائِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ*.
Bila *imam* mengucapkan, *Ghairil maghdluubi 'alaihim walaadl-dlalliin* (Bukan orang² yang dimurkai dan bukan orang² yang *sesat*) ' maka ucapkanlah, *Aamiin*, Barangsiapa ucapan aamiin-nya *bersamaan* dengan aamiin para *malaikat*, maka akan diampuni *dosanya* yang telah lalu. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment