Kajian wag harian 7 Sya'ban 1447H
*SENANG 2* (26-01-'26)
*إِنَّ أَصۡحَٰبَ ٱلۡجَنَّةِ ٱلۡيَوۡمَ فِي شُغُلٖ فَٰكِهُونَ*
Ya-Sin: 36:55
Sesungguhnya *penghuni* surga pada hari itu *ber-senang²* dalam *kesibukan* (mereka).
Kata orang bijak :
Kesuksesan mungkin memberimu *kesenangan*, tetapi hanya *kedamaian* batin yang bisa *membuatmu* merasa cukup.
(*Success may bring you pleasure, but only inner peace can make you feel content*.
*النَّجَاحُ قَدْ يَمْنَحُكَ السُّرُورَ، وَلٰكِنَّ السَّلَامَ الدَّاخِلِيَّ هُوَ وَحْدَهُ مَا يَجْعَلُكَ تَشْعُرُ بِالْقَنَاعَةِ*).
① Kita sering kali *merasa* kurang karena terlalu sibuk membandingkan, padahal kunci *senang* adalah *fokus* pada langkah sendiri.
② Hati yang *senang* adalah magnet bagi hal-hal baik; *mulailah* pagimu dengan *senyum*, meski dunia sedang tak menentu.
③ *Senang* itu pilihan, bukan hadiah yang *jatuh* dari langit; kamu harus memutuskan untuk *meraihnya* setiap hari.
④ *Kebijaksanaan* adalah kemampuan untuk tetap merasa *senang* meski rencana tidak *berjalan* sesuai keinginan.
⑤ Terlalu mengejar *kesenangan* duniawi seringkali membuat kita *lupa* pada ketenangan *jiwa* yang lebih abadi.
⑥ *Waktu* yang kamu habiskan untuk merasa *senang* tidak pernah menjadi waktu yang *terbuang* sia-sia.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ مُتْعَةِ النِّسَاءِ يَوْمَ خَيْبَرَ وَعَنْ أَكْلِ لُحُومِ الْحُمُرِ الْإِنْسِيَّةِ*.
dari Ali bin Abu Thalib radliallahu 'anhu bahwa *Rasulullahﷺ* melarang nikah *mut'ah* (perkawinan dengan *waktu* terbatas semata untuk *ber-senang²*) pada perang Khaibar, dan melarang makan *daging* keledai jinak. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment