Kajian wag harian 4 Sya'ban 1447H
*UMUR 1* (23-01-'26)
*لَعَمۡرُكَ إِنَّهُمۡ لَفِي سَكۡرَتِهِمۡ يَعۡمَهُونَ*
Al-Hijr: 15:72
(Allah berfirman), “Demi *umurmu* (Muhammad), sungguh, mereka (kaum nabi *Luth*) terombang-ambing dalam *mabuk* (kesesatan) mereka.
Kata orang bijak :
*Umur* hanyalah deretan angka, namun bagaimana kita *mengisinya* adalah penentu *makna* yang sesungguhnya.
(*Age is but a sequence of numbers; it is the life we put into them that bestows true significance*.
*العُمْرُ لَيْسَ إِلَّا مَجْمُوعَةً مِنَ الْأَرْقَامِ، وَلَكِنَّ كَيْفِيَّةَ مَلْئِهَا هِيَ الَّتِي تُحَدِّدُ مَعْنَاهَا الْحَقِيقِيَّ*).
① Jangan menghitung berapa *umurmu*, tapi hitunglah berapa banyak *kehidupan* yang telah kamu *ciptakan* di dalam umurmu.
② *Umur* yang panjang akan terasa *singkat* jika kita melewatkannya tanpa tujuan, namun umur yang *pendek* bisa terasa abadi jika diisi dengan kebaikan.
③ *Kecantikan* fisik mungkin memudar seiring bertambahnya *umur*, namun kecantikan *jiwa* justru akan semakin bersinar.
④ Jangan menyesali *umur* yang bertambah, karena itu adalah *tanda* bahwa Tuhan masih memberikanmu *kesempatan* untuk menjadi lebih baik.
⑤ *Umur* terbaik adalah saat kita berhenti *mengeluhkan* masa lalu dan mulai *mensyukuri* apa yang ada di depan mata.
⑥ *Kematangan* seseorang tidak selalu diukur dari angka *umurnya*, melainkan dari cara ia *mengendalikan* diri saat menghadapi badai.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*مَا مِنْ نَفْسٍ مَنْفُوسَةٍ تَبْلُغُ مِائَةَ سَنَةٍ فَقَالَ سَالِمٌ تَذَاكَرْنَا ذَلِكَ عِنْدَهُ إِنَّمَا هِيَ كُلُّ نَفْسٍ مَخْلُوقَةٍ يَوْمَئِذٍ*.
Orang-orang yang hidup *masanya* tidak akan lebih dari *seratus* tahun. Salim berkata; 'Kami ingat hal itu, bahwa yang *dimaksud* beliau adalah setiap *jiwa* yang hidup pada masa itu.' (*umurnya* tidak akan lebih dari seratus tahun). HR Muslim (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment