Kajian wag harian 23 Sya'ban 1447H
*BINTANG 2* (11-02- '26)
*إِلَّا مَنۡ خَطِفَ ٱلۡخَطۡفَةَ فَأَتۡبَعَهُۥ شِهَابٌ ثَاقِبٌ*.
Ash-Shaffat: 37:10
kecuali (*setan*) yang mencuri (pembicaraan); maka ia *dikejar* oleh *bintang* yang menyala.
Kata orang bijak :
Jadilah seperti *bintang*; meskipun jauh dan kecil di *mata* manusia, ia tetap setia *menyinari* malam yang sunyi.
(*Be like a star; small and far to the eye, yet constant in shining through the lonely night*.
*كُنْ كَالنَّجْمِ؛ رَغْمَ بُعْدِهِ وَصِغَرِهِ فِي أَعْيُنِ النَّاسِ، إِلَّا أَنَّهُ يَظَلُّ وَفِيًّا فِي إِنَارَةِ اللَّيْلِ الصَّامِتِ*).
① Untuk menjadi *bintang*, kamu harus belajar *mencintai* kesunyian dan *proses* yang panjang.
② *Bintang* tidak *bersaing* dengan bintang lainnya; mereka hanya *bersinar*.
③ Sabar itu seperti menanti *bintang* jatuh; butuh waktu, *ketulusan*, dan keyakinan bahwa *doa* akan terjawab.
④ Meskipun tertutup awan, *bintang* tidak pernah *berhenti* ada; begitu pula dengan *harapan* di dalam hatimu.
⑤ Hidup ini adalah peta *bintang*; setiap titik luka dan bahagia membentuk *rasi* yang indah jika *dilihat* dari kejauhan.
⑥ Jangan hanya mengagumi *bintang* di langit, jadilah alasan seseorang *percaya* bahwa masih ada *cahaya* di dunia ini.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*لَوْ كَانَ الْإِيمَانُ عِنْدَ الثُّرَيَّا لَنَالَهُ رِجَالٌ أَوْ رَجُلٌ مِنْ هَؤُلَاءِ*.
Sekiranya *keimanan* itu ada di gugusan *bintang*, niscaya keimanan itu tetap akan *diperoleh* oleh sekelompok atau *seseorang* dari mereka itu (orang² Persi). HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment