Kajian wag harian 16 Sya'ban 1447H
*MENGADU 1*(04-02- '26)
*قَالَ إِنَّمَآ أَشۡكُواْ بَثِّي وَحُزۡنِيٓ إِلَى ٱللهِ وَأَعۡلَمُ مِنَ ٱللهِ مَا لَا تَعۡلَمُونَ*.
Yusuf: 12:86
Dia (Yakub) menjawab, “Hanya kepada *Allah* aku *mengadukan* kesusahan dan *kesedihanku*. Dan aku mengetahui dari Allah *apa* yang tidak kamu ketahui.
Kata orang bijak :
*Mengadulah* kepada Tuhan di saat dunia *menutup* telinga; karena hanya Dia yang mampu *memberi* solusi tanpa menghakimi.
(*Complain to God when the world turns a deaf ear; for only He can provide solutions without judgment*.
*اِشْكُ إِلَى اللّٰهِ حِينَ يُغْلِقُ الْعَالَمُ آذَانَهُ؛ فَإِنَّهُ وَحْدَهُ الْقَادِرُ عَلَى تَقْدِيمِ الْحُلُولِ دُونَ حُكْمٍ*).
① Hati akan terasa jauh lebih *ringan* saat kita berhenti *mengadu* kepada manusia dan mulai *bersujud* untuk bercerita.
② Jangan biarkan lidahmu sibuk *mengadu* tentang kesulitan, biarkan *hatimu* sibuk *bersyukur* atas kekuatan yang masih ada.
③ *Mengadu* pada sesama sering kali hanya *mengundang* simpati, tapi mengadu pada Pencipta akan mendatangkan *ketenangan* hakiki.
④ Orang yang *kuat* bukanlah dia yang tidak pernah punya masalah, melainkan dia yang *tahu* kepada siapa harus *mengadu* tanpa menjatuhkan harga diri.
⑤ Terlalu banyak *mengadu* pada manusia hanya akan *membuatmu* terlihat kecil di *mata* mereka.
⑥ Dunia tidak butuh *aduanmu* tentang betapa lelahnya kamu; dunia hanya ingin *melihat* bagaimana kamu *bangkit* kembali.
⑦ *Rasulullahﷺ*
bersabda :
*إِنَّكُمْ تَخْتَصِمُونَ إِلَيَّ وَلَعَلَّ بَعْضَكُمْ أَلْحَنُ بِحُجَّتِهِ مِنْ بَعْضٍ فَمَنْ قَضَيْتُ لَهُ بِحَقِّ أَخِيهِ شَيْئًا بِقَوْلِهِ فَإِنَّمَا أَقْطَعُ لَهُ قِطْعَةً مِنْ النَّارِ فَلَا يَأْخُذْهَا*
Sungguh kalian seringkali *mengadukan* sengketa kepadaku, barang kali diantara kalian ada yang lebih pandai *bersilat* lidah daripada yang lain. Maka *barangsiapa* yang kuputuskan menang dengan *mencederai* hak saudaranya berdasarkan kepandaian *argumentasnya*, berarti telah kuambil sundutan api *neraka* baginya, maka janganlah dia mengambilnya. HR Bukhari. (zainuddin as)
NB. Pernyataan ini adalah peringatan yang sangat keras sekaligus bentuk kasih sayang *Rasulullahﷺ* kepada umatnya. Beliau ingin menegaskan bahwa *kemenangan* di dunia tidak ada gunanya jika mengorbankan *keselamatan* di akhirat.
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment