Kajian wag harian 14 Sya'ban 1447H
*MERENDAHKAN 1* (02-02-'26)
*إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ وَأَخۡبَتُوٓاْ إِلَىٰ رَبِّهِمۡ أُوْلَٰٓئِكَ أَصۡحَٰبُ ٱلۡجَنَّةِۖ هُمۡ فِيهَا خَٰلِدُونَ*.
Hud: 11:23
Sesungguhnya orang² yang *beriman* dan mengerjakan kebajikan dan *merendahkan* diri kepada Tuhan, mereka itu penghuni *surga*, mereka kekal di dalamnya.
Kata orang bijak :
*Langit* tidak perlu menjelaskan bahwa ia tinggi; begitu pun kamu, tidak perlu *merendahkan* orang lain untuk menunjukkan *kehebatanmu*.
(*The sky does not need to explain that it is high; likewise, you do not need to belittle others to show your greatness*.
*السَّمَاءُ لَا تَحْتَاجُ أَنْ تَشْرَحَ أَنَّهَا عَالِيَةٌ؛ وَكَذَلِكَ أَنْتَ، لَا تَحْتَاجُ أَنْ تُقَلِّلَ مِنْ شَأْنِ الآخَرِينَ لِتُظْهِرَ عَظَمَتَكَ*)
① Ukuran *kemuliaan* seseorang bukan dari seberapa tinggi ia berpijak, tapi dari seberapa *sering* ia menolak untuk *merendahkan* mereka yang di bawah.
② Saat kamu *merendahkan* orang lain, sebenarnya kamu sedang *menunjukkan* kerendahan kualitas *dirimu* sendiri kepada dunia.
③ *Menghormati* orang yang membencimu adalah kemenangan; *merendahkan* orang yang sudah jatuh adalah *kekalahan* telak bagi nurani.
④ Menjadi besar itu baik, tetapi menjadi *cukup bijak* untuk *merendahkan* hati di hadapan *kebenaran* adalah jauh lebih mulia.
⑤ Ada *kekuatan* luar biasa dalam sikap *merendahkan* ego, demi menjaga kedamaian dan *kerukunan*.
⑥ Jangan takut *merendahkan* hati untuk meminta maaf, karena *maaf* adalah jembatan bagi *jiwa-jiwa* yang besar.
⑦ Rasulullahﷺ bersabda :
*قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ أَنْفِقْ أُنْفِقْ عَلَيْكَ وَقَالَ يَدُ اللهِ مَلْأَى لَا تَغِيضُهَا نَفَقَةٌ سَحَّاءُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ وَقَالَ أَرَأَيْتُمْ مَا أَنْفَقَ مُنْذُ خَلَقَ السَّمَاءَ وَالْأَرْضَ فَإِنَّهُ لَمْ يَغِضْ مَا فِي يَدِهِ وَكَانَ عَرْشُهُ عَلَى الْمَاءِ وَبِيَدِهِ الْمِيزَانُ يَخْفِضُ وَيَرْفَعُ*.
Allah Azza wa Jalla berfirman: *Berinfaklah*, maka *Aku* akan berinfak kepadamu. Dan *Nabiﷺ* bersabda: 'Sesungguhnya *tangan* Allah terisi penuh, pemberian-Nya siang maupun malam tidak pernah *menguranginya*. Juga beliau bersabda: "Tidakkah kalian *melihat* bagaimana Allah telah memberikan nafkah (rezeki) semenjak Dia *mencipta* langit dan bumi. Sesungguhnya Allah tidak pernah *berkurang* apa yang ada pada tangan kanan-Nya." Beliau bersabda: "Dan 'Arsy-Nya ada di atas air, di tangan-Nya yang lain terdapat *neraca*, Dia *merendahkan* dan meninggikan. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment