Kajian wag harian 5 Ramadhan 1447H
*SUARA 1* (22-02-'26)
*ٱدۡعُواْ رَبَّكُمۡ تَضَرُّعٗا وَخُفۡيَةًۚ إِنَّهُۥ لَا يُحِبُّ ٱلۡمُعۡتَدِينَ*
Al-A'raf, 7:55
*Berdoalah* kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan *suara* yang lembut. Sungguh, *Dia* tidak *menyukai* orang² yang melampaui batas.
Kata orang bijak :
*Suara* kebenaran mungkin pelan, namun ia memiliki *gema* yang jauh lebih panjang daripada *teriakan* kebohongan.
(*The voice of truth may be quiet, but it has a much longer echo than the shouts of lies*.
*صَوْتُ الْحَقِّ قَدْ يَكُونُ خَافِتًا، لٰكِنَّ صَدَاهُ أَطْوَلُ بِكَثِيرٍ مِنْ صُرَاخِ الْكَذِبِ*).
① Jangan biarkan *berisiknya* pendapat *orang* lain menenggelamkan *suara* hatimu sendiri.
② *Karakter* seseorang paling jelas *terdengar* bukan melalui kata²-nya, melainkan melalui *suara* tindakannya.
③ Menjadi diri sendiri berarti *berani* mempercayai *suara* kecil di dalam *batin* saat semua orang meragukanmu.
④ Terkadang, kamu perlu mengecilkan *suara* duniamu agar bisa *mendengar* apa yang sedang dikatakan oleh *jiwamu*.
⑤ Hati yang *damai* adalah tempat di mana *suara* Tuhan dan semesta *terdengar* paling jernih.
⑥ Jangan meninggikan *suara* saat *berargumen*, tapi perbaikilah *kualitas* alasanmu.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*لَا تُقْبَلُ صَلَاةُ مَنْ أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ قَالَ رَجُلٌ مِنْ حَضْرَمَوْتَ مَا الْحَدَثُ يَا أَبَا هُرَيْرَةَ قَالَ فُسَاءٌ أَوْ ضُرَاطٌ*.
Tidak akan diterima *shalat* seseorang yang berhadats hingga dia *berwudlu*. Seorang laki² dari Hadlramaut berkata, *Apa* yang dimaksud dengan *hadats* wahai Abu Hurairah?" Abu Hurairah menjawab: Kentut baik dengan *suara* atau tidak. HR Bukhari. (zainuddin as)
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment