Kajian wag harian 2 Syawal 1447H
*SILATURRAHIM 2* (21-03-'26)
*إِنَّ ٱللهَ یَأۡمُرُ بِٱلۡعَدۡلِ وَٱلۡإِحۡسَـٰنِ وَإِیتَاۤىِٕ ذِی ٱلۡقُرۡبَىٰ وَیَنۡهَىٰ عَنِ ٱلۡفَحۡشَاۤءِ وَٱلۡمُنكَرِ وَٱلۡبَغۡیِۚ*.
An-Nahl, 16:90
Sesungguhnya *Allah* menyuruh (kamu) berlaku *adil* dan berbuat kebajikan, memberi *bantuan* kepada kerabat (*silaturrahim*), dan Dia melarang (melakukan) perbuatan *keji*, kemungkaran, dan permusuhan.
Kata orang bijak :
Barangsiapa yang menjaga *silaturrahim*, maka Allah akan *memanjangkan* umurnya dalam kemuliaan dan *melapangkan* urusannya.
(*"Whoever maintains the ties of kinship, Allah will lengthen their life in glory and grant them ease in their affairs*.
*مَنْ وَصَلَ رَحِمَهُ، أَطَالَ اللهُ عُمْرَهُ فِي عِزَّةٍ وَوَسَّعَ لَهُ فِي أُمُورِهِ*).
① Sebuah sapaan sederhana dalam *silaturrahim* bisa menjadi penyelamat bagi *seseorang* yang merasa kesepian di dunia yang *bising* ini.
② *Kekayaan* sejati bukanlah pada tumpukan *harta*, melainkan pada banyaknya tali *silaturrahim* yang terjalin erat.
③ Jangan biarkan kesibukan dunia memutus *silaturrahim*, karena pada akhirnya, *orang²* tercintalah yang akan *berdiri* di samping kita.
④ *Silaturrahim* mengajarkan kita bahwa kita tidak pernah benar² *sendiri*; ada doa² yang mengalir dari *ketulusan* sebuah hubungan.
⑤ Putusnya *silaturrahim* adalah kerugian, *sambungnya* adalah kemenangan *jiwa*.
⑥ *Silaturrahim* mengubah *'aku'* dan *'kamu'* menjadi *'kita'* yang saling menguatkan.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ قَالَ ابْنُ أَبِي عُمَرَ قَالَ سُفْيَانُ يَعْنِي قَاطِعَ رَحِمٍ*.
Tidak masuk *surga* orang yang *memutuskan*." Ibnu Abu Umar berkata; Sufyan berkata: *Yaitu* yang memutuskan *silaturrahim*. HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment