Kajian wag harian 29 Syawal 1447H
*MULIA 1* (17-04-'26)
*وَتُعِزُّ مَن تَشَاۤءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَاۤءُۖ بِیَدِكَ ٱلۡخَیۡرُۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَیۡءࣲ قَدِیرࣱ*.
Ali Imran, 3:26
Engkau *muliakan* siapa pun yang Engkau kehendaki dan *Engkau* hinakan siapa pun yang Engkau *kehendaki*. Di tangan Engkaulah segala *kebajikan*. Sungguh, Engkau Mahakuasa atas *segala* sesuatu.
Kata orang bijak :
Seseorang disebut *mulia* bukan karena tingginya jabatan, melainkan karena *rendahnya* hati dalam *melayani* sesama.
(*A person is deemed noble not by the height of their rank, but by the humility of their heart in serving others*.
*لَا يُقَاسُ نُبْلُ الْمَرْءِ بِعُلُوِّ مَنْصِبِهِ، بَلْ بِتَوَاضُعِ قَلْبِهِ فِي خِدْمَةِ الْآخَرِيْنَ*).
① *Memaafkan* adalah tindakan jiwa yang paling *mulia* dan bentuk tertinggi dari kekuatan *batin*.
② Tiada warisan yang lebih *mulia* bagi generasi mendatang selain *ilmu* yang bermanfaat dan *budi pekerti* yang luhur.
③ Tangan yang *memberi* dengan tulus jauh lebih *mulia* daripada bibir yang hanya pandai *merangkai* janji.
④ *Ilmu* tanpa adab hanyalah kepintaran yang hampa; *adab* tanpa ilmu adalah kebaikan yang buta. *Keduanya* bersatu membentuk pribadi yang mulia.
⑤ Kemenangan yang paling *mulia* adalah kemenangan atas *ego* dan amarah *diri* sendiri.
⑥ Sabar di tengah badai *ujian* adalah bukti bahwa seseorang memiliki *jiwa* yang *mulia* dan mental yang baja.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلَّا عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِله إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ*.
*Sedekah* itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi *maaf* kepada orang lain, melainkan *Allah* akan menambah *kemuliaannya*. Dan tidak ada orang yang *merendahkan* diri karena Allah, melainkan Allah akan *mengangkat* derajatnya. HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment