Kajian wag harian 24 Syawal 1447H
*TERTIPU 2* (12-04-'26)
*وَذَرِ ٱلَّذِینَ ٱتَّخَذُوا۟ دِینَهُمۡ لَعِبࣰا وَلَهۡوࣰا وَغَرَّتۡهُمُ ٱلۡحَیَوٰةُ ٱلدُّنۡیَاۚ*.
Al An'am, 6:70
*Tinggalkanlah* orang² yang menjadikan *agamanya* sebagai permainan dan senda gurau, dan mereka telah *tertipu* oleh kehidupan dunia.
Kata orang bijak :
Jangan terlalu menyesali diri saat *tertipu*; anggaplah itu *biaya* pendidikan untuk menjadi *pribadi* yang lebih bijaksana.
(*Don't regret being deceived too much; consider it the tuition fee for becoming a wiser person*.
*لَا تَنْدَمْ كَثِيرًا عَلَى تَعَرُّضِكَ لِلْخِدَاعِ؛ بَلِ اعْتَبِرْهُ رُسُومًا تَعْلِيمِيَّةً لِتُصْبِحَ شَخْصًا أَكْثَرَ حِكْمَةً*).
① Hidup ini terlalu *singkat* jika dihabiskan untuk meratapi luka karena *tertipu*; bangkitlah dan perbaiki *arah* kompasmu.
② Jangan *tertipu* oleh keberhasilan orang lain di *media* sosial; setiap orang memiliki perjuangan dan *kegagalan* yang tidak mereka publikasikan.
③ Kesombongan adalah *cara* tercepat untuk membuat diri sendiri *tertipu* oleh bayangan *kehebatan* yang semu.
④ Orang bijak tetap *waspada* tanpa harus menaruh curiga, agar ia tidak mudah *tertipu* tanpa kehilangan *rasa* kemanusiaan.
⑤ Hati yang *tulus* tidak akan pernah benar² rugi saat *tertipu*, sebab kemuliaannya tetap utuh, dan si *penipu* hilang kepercayaannya.
⑥ Kebenaran mungkin *menyakitkan* saat pertama kali terungkap, namun *tertipu* oleh kebohongan, selamanya jauh lebih *mematikan*.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهَ مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُونَ، فَاتَّقُوا الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ*.
Sesungguhnya *dunia* itu manis lagi hijau (*indah*), dan sesungguhnya Allah menjadikan kalian sebagai *khalifah* (pengelola) di dalamnya, kemudian *Dia* melihat bagaimana kalian *beramal*. Maka waspadalah (jangan sampai *tertipu*) terhadap dunia dan waspadalah terhadap (*fitnah*) wanita.
HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment