Kajian wag harian 10 Dzulhijjah 1447H
*KHUSYUK 1* (27-05- 26)
*وَٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى ٱلۡخَٰشِعِينَ*.
Al-Baqarah, 2:45
Dan mohonlah *pertolongan* (kepada Allah) dengan sabar dan *shalat*. Dan (shalat) itu sungguh *berat*, kecuali bagi orang² yang *khusyuk*.
Kata orang bijak :
*Khusyuk* bukanlah tentang melupakan *dunia* saat bersujud, melainkan menyadari bahwa dunia ini begitu *kecil* di hadapan Sang Pencipta.
(*Khusyuk is not about forgetting the world while prostrating, but rather realizing how small the world is in the presence of the Creator*.
*الْخُشُوعُ لَيْسَ أَنْ تَنْسَى الدُّنْيَا وَأَنْتَ سَاجِدٌ، بَلْ أَنْ تُدْرِكَ كَمْ هِيَ الدُّنْيَا صَغِيرَةٌ أَمَامَ الْخَالِقِ*).
① Ibadah yang *khusyuk* adalah jembatan yang menghubungkan *hati* hamba yang rapuh dengan ketenangan *jiwa* yang abadi.
② Bukan lamanya *doa* yang mengetuk pintu langit, melainkan seberapa *khusyuk* dan ikhlas *hati* yang memanjatkannya.
③ Di dalam *kebisingan* dunia, carilah ruang sunyi di *hatimu* untuk mendengarkan bisikan kebenaran dengan *khusyuk*.
④ Jiwa yang *khusyuk* mampu melihat hikmah di balik setiap *ujian*, karena ia memandang kehidupan dengan *mata batin*, bukan sekadar dengan mata kepala.
⑤ Menangis dalam *khusyuk* jauh lebih menyembuhkan, daripada *tertawa* ter-bahak² dalam *kelalaian*.
⑥ Ketenangan sejati hanya akan *singgah* pada hati yang *khusyuk*, menerima setiap takdir tanpa *prasangka* buruk.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*مَا مِنِ امْرِئٍ مُسْلِمٍ تَحْضُرُهُ صَلَاةٌ مَكْتُوبَةٌ فَيُحْسِنُ وُضُوءَهَا وَخُشُوعَهَا وَرُكُوعَهَا، إِلَّا كَانَتْ كَفَّارَةً لِمَا قَبْلَهَا مِنَ الذُّنُوبِ مَا لَمْ يُؤْتِ كَبِيرَةً وَذَلِكَ الدَّهْرَ كُلَّهُ*.
Tidaklah seorang muslim didatangi *shalat* fardhu, lalu ia membaguskan wudhunya, *khusyuknya*, dan ruku'nya, kecuali itu menjadi *penghapus* dosa²-nya yang terdahulu, selama ia tidak *melakukan* dosa besar. Dan itu berlaku *sepanjang* masa. HR. Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin
No comments:
Post a Comment