Kajian wag harian 5 Dzulhijjah 1447H
*MENGHITUNG 2* (22-05-'26)
*ٱلَّذِي جَمَعَ مَالٗا وَعَدَّدَهُ*.
Al-Humazah: 104:2
(*Celaka* pengumpat dan pencela) yang *mengumpulkan* harta dan *menghitung- hitungnya*.
Kata orang bijak :
*Bahagia* itu sederhana; kurangi *menghitung* bebanmu, dan mulailah menghitung *berkah* yang selama ini kerap kau lupakan.
(*Happiness is simple; stop counting your burdens, and start counting the blessings you so often overlook*.
*السَّعَادَةُ بَسِيْطَةٌ؛ قَلِّلْ مِنْ حِسَابِ هُمُوْمِكَ، وَابْدَأْ بِعَدِّ النِّعَمِ الَّتِيْ كَثِيْرًا مَا تَنْسَاهَا*).
① *Hidup* ini terlalu singkat jika dihabiskan hanya untuk *menghitung* kesalahan orang yang pernah *menyakitimu*.
② Kita tidak bisa *menghitung* sisa umur kita, yang bisa kita lakukan adalah *memaksimalkan* kebaikan di setiap *detiknya*.
③ *Menanti* masa depan yang pasti itu *melelahkan*, jika kau hanya diam sambil *menghitung* mundurnya waktu.
④ Belajarlah dari *matematika* kehidupan; carilah cara untuk *melipatgandakan* kebaikan, bukan sibuk *menghitung* untung dan rugi.
⑤ Orang yang bijak tidak akan *menghitung* berapa banyak *musuh* yang ia miliki, melainkan seberapa banyak *kedamaian* yang bisa ia ciptakan.
⑥ Jika kau hanya bisa *menghitung* rintangan di depan mata, kau tidak akan pernah *berani* melangkah untuk *memulai*.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*اَْلْكَيِّسٌ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ، وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا ثُمَّ تَمَنَّى عَلَى اللهِ*
Orang yang *cerdik* adalah orang yang *menghitung* (mengevaluasi) dirinya sendiri serta *beramal* untuk kehidupan setelah *kematian*. Dan orang yang *lemah* adalah orang yang mengikuti hawa *nafsunya* kemudian ber-angan² kepada Allah. HR. Tirmidzi. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment