Kajian wag harian 24 Dzulqodah 1447H
*MUZDALIFAH 1* (11- 05-'26)
*فَٱذۡكُرُوا۟ ٱللهَ عِندَ ٱلۡمَشۡعَرِ ٱلۡحَرَامِۖ وَٱذۡكُرُوهُ كَمَاهَدَاكُمْ وَإِن كُنتُم مِّن قَبۡلِهِۦ لَمِنَ ٱلضَّاۤلِّینَ*.
Al Baqarah, 2:198
Berzikirlah kepada *Allah* di Masy`arilharām (*Muzdalifah*). Dan berzikirlah kepada-Nya sebagaimana Dia telah memberi *petunjuk* kepadamu, sekalipun sebelumnya kamu benar² termasuk *orang* yang tidak tahu.
Kata orang bijak :
Di *Muzdalifah*, kita belajar bahwa tidur beralaskan bumi dan *beratap* langit adalah kemewahan rohani yang tak *ternilai* harganya.
(*In Muzdalifah, we learn that sleeping with the earth as our bed and the sky as our roof is a spiritual luxury of priceless value*.
*فِي مُزْدَلِفَةَ، نَتَعَلَّمُ أَنَّ النَّوْمَ عَلَى فِرَاشِ الْأَرْضِ وَتَحْتَ سَقْفِ السَّمَاءِ هُوَ تَرَفٌ رُوحِيٌّ لَا يُقَدَّرُ بِثَمَنٍ*).
① *Muzdalifah* mengajarkan kita bahwa dalam diamnya malam, *tersimpan* kekuatan besar untuk menghadapi hari *esok* yang penuh perjuangan.
② Malam di *Muzdalifah* adalah momen penyucian *hati*, sebelum kita melangkah maju untuk *membuang* segala sifat buruk dalam diri.
③ Di hamparan *Muzdalifah*, ego manusia luruh di bawah *langit* yang sama; tak ada yang lebih mulia kecuali mereka yang *bertakwa*.
④ Kesabaran adalah bekal utama saat berada di *Muzdalifah*, pengingat bahwa *kenyamanan* fisik bukanlah segalanya dalam mengejar *ridha* Ilahi.
⑤ Jika *hatimu* merasa bising, bayangkan ketenangan malam di *Muzdalifah*, di mana hanya ada hamba dan *Tuhannya* dalam balutan zikir.
⑥ Mengumpulkan kerikil di *Muzdalifah* (untuk lempar jumroh) adalah simbol bahwa untuk *mengalahkan* keburukan, kita harus *mempersiapkan* diri dengan ketelitian dan tekad.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*وَوَقَفْتُ هَا هُنَا، وَعَرَفَةُ كُلُّهَا مَوْقِفٌ، وَوَقَفْتُ هَا هُنَا، وَجَمْعٌ كُلُّهَا مَوْقِفٌ*.
Dan aku *wuquf* di sini, namun seluruh *Arafah* adalah tempat wuquf; dan aku wuquf di sini, namun seluruh Jam'un (*Muzdalifah*) adalah tempat wuquf. HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag Ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment