Kajian wag harian 4 Muharrom 1448H
*DEBAT 2* (19-06-'26)
*إِنَّ ٱلَّذِینَ یُجَـٰدِلُونَ فِیۤ ءَایَـٰتِ ٱللهِ بِغَیۡرِ سُلۡطَـٰنٍ أَتَاهُمۡ إِن فِی صُدُورِهِمۡ إِلَّا كِبۡرࣱ مَّا هُم بِبَـٰلِغِیهِۚ فَٱسۡتَعِذۡ بِٱللهِ*.
Grofir, 40:56
Sesungguhnya orang² yang *memperdebatkan* ayat² Allah tanpa *alasan* (bukti) yang sampai kepada mereka, yang ada dalam *dada* mereka hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang *tidak* akan mereka capai, maka mintalah *perlindungan* kepada Allah.
Kata orang bijak :
Orang *bijak* tak akan *memperdebatkan* hal-hal kecil yang tidak *mengubah* masa depannya.
(*The wise do not debate minor matters that alter not their future*.
*العَاقِلُ لَا يُجَادِلُ فِي صَغَائِرِ الأُمُورِ الَّتِي لَا تُغَيِّرُ مُسْتَقْبَلَهُ*).
① *Kedewasaan* seseorang tercermin dari cara *menahan* diri untuk tidak *memperdebatkan* setiap opini yang berbeda.
② Jangan *memperdebatkan* keyakinan seseorang jika *tujuanmu* hanya untuk menjatuhkan, bukan untuk saling *memahami*.
③ *Hidup* ini terlalu singkat jika hanya untuk *memperdebatkan* takdir, alih² *menjalaninya* dengan penuh rasa syukur.
④ Di dalam *cinta*, mengalah bukan berarti kalah; itulah tanda bahwa *hubungan* jauh lebih berharga daripada *memperdebatkan* ego.
⑤ Mereka yang sibuk *memperdebatkan* teori, sering tertinggal oleh *mereka* yang diam² langsung *mempraktikkannya*.
⑥ Sebelum *memperdebatkan* hak²-mu, *pastikan* kamu tidak lupa *menunaikan* kewajibanmu.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*الْمِرَاءُ فِي الْقُرْآنِ كُفْرٌ*.
*Memperdebatkan* (dengan keraguan dan bantahan yang batil) di dalam *Al-Qur'an* adalah *kekufuran*. HR.Abu Dawud, Ahmad. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment