Kajian wag harian 25 Dzulhijjah 1447H
*KAMPUNG 2* (11-06-'26)
*لَّا يَنْهَاكُمُ ٱللهُ عَنِ ٱلَّذِينَ لَمۡ يُقَٰتِلُوكُمۡ فِي ٱلدِّينِ وَلَمۡ يُخۡرِجُوكُم مِّن دِيَٰرِكُمۡ أَن تَبَرُّوهُمۡ وَتُقۡسِطُوٓاْ إِلَيۡهِمۡۚ إِنَّ ٱللهَ يُحِبُّ ٱلۡمُقۡسِطِينَ*.
Al-Mumtahanah, 60:8
Allah tiada melarang kamu *berbuat* baik dan berlaku adil terhadap orang² yang tidak *memerangimu* dalam urusan agama dan tidak mengusirmu dari *kampung* halamanmu. Sesungguhnya Allah mencintai *orang²* yang berlaku adil.
Kata orang bijak :
*Rumah* di perantauan mungkin lebih megah, tetapi *kehangatan* sejati selalu tertinggal di sudut² bersahaja *kampung* halaman.
(*A house abroad may be grander, but true warmth always lingers in the humble corners of one's hometown*.
*قَدْ يَكُونُ الْمَنْزِلُ فِي الْغُرْبَةِ أَكْثَرَ فَخَامَةً، لَكِنَّ الدِّفْءَ الْحَقِيقِيَّ يَبْقَى دَائِمًا فِي زَوَايَا مَسْقَطِ الرَّأْسِ الْمُتَوَاضِعَةِ*).
① Kenangan tentang *kampung* halaman adalah jangkar yang *menjaga* kita tidak hanyut, tersesat di tengah *riuhnya* ombak kehidupan modern.
② Bukan tentang maju atau tertinggalnya *kampung* halaman kita, melainkan tentang cinta dan *ketulusan* orang² di sana yang tak *tergantikan*.
③ Setiap kali kita merasa lelah dengan *kepalsuan* dunia, ingatlah bahwa ada *kenyamanan* murni yang selalu setia menunggu di *kampung* halaman.
④ *Kampung* halaman adalah awal dari segala *cerita* kita, tempat di mana fondasi karakter dan *mimpi²* pertama kita mulai dipahat.
⑤ Meninggalkan *kampung* halaman mengajarkan kita arti rindu, dan *kembali* ke sana mengajarkan kita arti *bersyukur* yang sesungguhnya.
⑥ Pada akhirnya, sejauh apa pun *burung* terbang melanglang di langit, ia akan selalu *merindukan* dahan pohon di *kampung* halaman tempat bersandar.
⑦ *Rasulullahﷺ* berdoa :
*اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا المَدِينَةَ كَحُبِّنَا مَكَّةَ أَوْ أَشَدَّ*.
Ya Allah, cintakanlah kami kepada *Madinah* sebagaimana Engkau *mencintakan* kami kepada Makkah (*kampung* halaman kami), atau bahkan *lebih* dari itu. HR Bukhari, Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment