Kajian wag harian 15 Muharrom 1448H
*SESAT 1* (30-06-'26)
*لَاۤ إِكۡرَاهَ فِی ٱلدِّینِۖ قَد تَّبَیَّنَ ٱلرُّشۡدُ مِنَ ٱلۡغَیِّۚ*.
Al-Baqarah, 2;256
Tidak ada *paksaan* untuk (menganut) agama (Islam), sesungguhnya telah *jelas* (perbedaan) antara jalan yang *benar* dengan jalan yang *sesat*.
Kata orang bijak:
Lebih baik *bertanya* meski terlihat bodoh, daripada *memelihara* gengsi lalu berjalan *sesat* selamanya.
(*It is better to ask and look foolish for a moment, than to keep your pride and be lost forever*.
*الِاسْتِفْسَارُ مَعَ مَظْهَرِ الْجَهْلِ، خَيْرٌ مِنَ الْكِبْرِ الْمُؤَدِّيْ إِلَى الضَّلَالِ الْأَبَدِيِّ*).
① Bukanlah sebuah *kegagalan* jika kita menyadari telah *sesat*, melainkan sebuah awal dari *keberanian* untuk berbalik arah.
② Di *dunia* yang penuh dengan kebisingan ini, jika kamu kehilangan *hati nurani*, maka di sanalah kamu mulai *sesat*.
③ Jangan menyalahkan *kegelapan* malam jika kamu berjalan tanpa *pelita*; kadang kita *sesat* karena keangkuhan diri sendiri.
④ Orang yang paling *malang* adalah mereka yang merasa *paling* benar, padahal ia sedang berjalan di atas jalan yang *sesat*.
⑤ Jadikan masa lalu yang *sesat* sebagai *guru* yang bijaksana, bukan sebagai *penjara* yang merenggut masa depanmu.
⑥ Ketika *kompas* imanmu rusak, bersiaplah untuk *sesat* di tengah *lautan* kehidupan.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا*.
Barang siapa mengajak kepada *kesesatan*, maka ia akan mendapat *dosa* sebanyak yang diperoleh orang² yang *mengikutinya* tanpa *mengurangi* dosa mereka sedikitpun. HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment