Kajian wag harian 13 Shofar 1448H
*DINGIN 2* (27-07-'26)
*إِيلَٰفِهِمۡ رِحۡلَةَ ٱلشِّتَآءِ وَٱلصَّيۡفِ*.
Quraisy 106:2
(yaitu) *kebiasaan* mereka (orang² *Quraisy*) bepergian pada musim *dingin* dan musim panas.
Kata orang bijak :
Rasa takut itu seperti angin *dingin*; ia terasa *menakutkan* sebelum kamu berani *melangkah* melawannya.
(*Fear is like a cold wind; it feels terrifying before you dare to step against it*.
*الخَوْفُ كَالرِّيحِ الْبَارِدَةِ؛ يَكُونُ مُخِيفًا قَبْلَ أَنْ تَجْرُؤَ عَلَى المَشْيِ ضِدَّهُ*).
① Berpikir *jernih* membutuhkan *hati* yang tenang dan kepala yang *dingin*, bukan emosi yang membara.
② Sikap *dingin* yang berlebihan terkadang hanyalah *benteng* perlindungan bagi jiwa yang pernah *terluka* parah.
③ Belajarlah dari malam yang *dingin*; ia tidak pernah *membenci* gelap, sebab ia tahu *fajar* pasti akan datang.
④ Kesuksesan yang diraih tanpa *kehangatan* empati, hanya akan menjadi *pencapaian* yang terasa *dingin* dan sepi.
⑤ Air mata yang paling *dingin* adalah air mata *penyesalan* atas kesempatan yang *diabaikan* semasa ada.
⑥ Menjadi *dewasa* berarti tahu kapan harus *membakar* semangat untuk berjuang, dan kapan harus bersikap *dingin* menyikapi ujian.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*أَبْرِدُوا بِالصَّلَاةِ، فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ*.
Tunggulah hingga udara lebih *dingin* untuk melaksanakan *shalat* (Dzuhur), karena tingginya suhu *panas* itu berasal dari hembusan *neraka* Jahannam. HR Bukhari, Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment