Kajian wag harian 8 Shofar 1448H
*GUNCANG 1* (22- 07-'26)
*وَجَعَلۡنَا فِي ٱلۡأَرۡضِ رَوَٰسِيَ أَن تَمِيدَ بِهِمۡ وَجَعَلۡنَا فِيهَا فِجَاجٗا سُبُلٗا لَّعَلَّهُمۡ يَهۡتَدُونَ*.
Al-Anbiya', 21:31
Dan Kami telah menjadikan di bumi ini *gunung²* yang kokoh agar ia (tidak) *guncang* bersama mereka, dan Kami jadikan (pula) di sana *jalan²* yang luas, agar mereka mendapat petunjuk.
Kata orang bijak :
Guntur boleh *mengguncang* langit dan badai boleh menghempas lautan, namun *keyakinan* di dalam dada harus tetap *tegar* tak bergerak.
(*Though thunder shakes the sky and storms crash against the ocean, the faith within our hearts must stand firm and unmoved*.
*قَدْ يَهْزِأُ الرَّعْدُ بِالسَّمَاءِ وَتَعْصِفُ الْعَوَاصِفُ بِالْبِحَارِ، وَلَكِنَّ الْيَقِينَ فِي الصَّدْرِ يَجِبُ أَنْ يَظَلَّ ثَابِتًا لَا يَتَزَعْزَعُ*).
① Kadang, Tuhan membiarkan duniamu *berguncang* hebat bukan untuk menjatuhkanmu, melainkan untuk *membangunkanmu* dari mimpi panjang yang *melalaikan*.
② Keraguan di luar sana akan *mengguncang* jiwamu jika kamu memberi mereka *ruang* untuk masuk dan *menetap* di dalam pikiranmu.
③ Kedewasaan emosional *diuji* saat rencana² besarmu hancur dan situasi *mengguncang* egomu, namun kamu tetap bisa *tersenyum*.
④ Persahabatan yang tulus adalah *jangkar* di masa sulit; ia tidak akan *bergeser* sedikit pun meski badai ujian datang *mengguncang* kesetiaan.
⑤ *Karakter* seseorang tidak dibentuk di saat keadaan *tenang* dan nyaman, melainkan diuji dan ditempa ketika badai kehidupan datang *mengguncang*.
⑥ Ketika fondasi hidupmu terasa *berguncang*, ambillah waktu untuk *bersujud*; karena di sanalah kamu akan *menemukan* kedamaian.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*اهْتَزَّ عَرْشُ الرَّحْمَنِ لِمَوْتِ سَعْدِ بْنِ مُعَاذٍ*.
*Berguncang* 'Arsy (Singgasana) *Allah* Yang Maha Pengasih karena wafatnya *Sa'ad bin Mu'adz*. HR Bukhari, Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag Ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment