Kajian wag harian 20 Shofar 1448H
*BAYI 2* (04-08-'26)
*وَإِذَا ٱلۡمَوۡءُۥدَةُ سُئِلَتۡ*.
At-Takwir, 81:8
Dan apabila *bayi-bayi* perempuan yang *dikubur* hidup-hidup *ditanya*.
Kata orang bijak:
Senyum seorang *bayi* adalah bentuk *kejujuran* paling murni yang tidak pernah *terkontaminasi* oleh pura-pura.
(*A baby's smile is the purest form of honesty, never contaminated by pretense*.
*اِبْتِسَامَةُ الرَّضِيعِ هِيَ أَنْقَى صُوَرِ الصِّدْقِ، الَّتِي لَمْ تَتَلَوَّثْ يَوْمًا بِالتَّصَنُّعِ*)..
① Di dalam jemari kecil seorang *bayi*, tersimpan *keajaiban* besar yang mampu melunakkan *hati* paling keras sekalipun.
② Layaknya *bayi* yang memandang dunia dengan rasa *ingin* tahu, belajarlah untuk selalu *melihat* kebaikan di sekitar kita.
③ Masa kecil seorang *bayi* berlalu dalam sekejap; jangan *biarkan* waktu berlalu tanpa memberi makna pada *mereka* yang kita cintai.
④ Seperti ketabahan *bayi* yang tak pernah menyerah belajar berjalan, meski berkali-kali *terjatuh*, teruslah *mencoba* hingga kamu berhasil.
⑤ Tatapan mata seorang *bayi* mengingatkan kita bahwa *rumah* terindah bukanlah bangunan yang megah, melainkan *tempat* di mana kasih sayang bersemi.
⑥ Menggenggam jemari kecil seorang *bayi* adalah cara sederhana untuk *menyadari* betapa besarnya *nikmat* kehidupan yang telah kita terima.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*كُلُّ غُلَامٍ رَهِينَةٌ بِعَقِيقَتِهِ، تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ، وَيُحْلَقُ، وَيُسَمَّى*.
Setiap *bayi* tergadaikan dengan *aqiqahnya*, yang disembelihkan untuknya pada hari *ketujuh* dari kelahirannya, *dicukur* rambutnya, dan diberi *nama*. HR. Abu Dawud. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment