Kajian wag harian 11 Robi'ul Awwal 1448H
*MENYALAHI 1* (23-08-'26)
*وَقَالَ ٱلشَّیۡطَـٰنُ لَمَّا قُضِیَ ٱلۡأَمۡرُ إِنَّ ٱللهَ وَعَدَكُمۡ وَعۡدَ ٱلۡحَقِّ وَوَعَدتُّكُمۡ فَأَخۡلَفۡتُكُمۡۖ*.
Ibrahim, 14:22
Dan *setan* berkata ketika perkara (*hisab*) telah diselesaikan, Sesungguhnya *Allah* telah menjanjikan kepadamu *janji* yang benar, dan aku pun telah *menjanjikan* kepadamu, tetapi aku *menyalahinya*.
Kata orang bijak :
Jangan pernah *menyalahi* janji yang kamu buat pada *diri* sendiri, sebab dari sanalah *kedisiplinan* sejati bermula.
(*Never break a promise you make to yourself, for that is where true discipline begins*.
*لَاتَخُنْ عَهْدًا قَطَعْتَهُ عَلَى نَفْسِكَ، فَإِنَّ مِنْ هُنَاكَ تَبْدَأُ الضَّبْطِيَّةُ الْحَقِيقِيَّةُ*).
① Menjaga *integritas* berarti tetap teguh pada prinsip, bahkan ketika dunia *membujukmu* untuk *menyalahi* nurani.
② *Kepercayaan* yang telah dibangun ber-tahun² bisa *hancur* dalam sekejap hanya karena satu keputusan yang *menyalahi* kejujuran.
③ Keberanian sejati bukanlah tentang *melanggar* aturan, melainkan tentang berani *menolak* tindakan yang *menyalahi* keadilan.
④ Hidup yang *tenang* lahir dari *hati* yang tidak pernah berniat untuk *menyalahi* hak-hak orang lain.
⑤ *Sukses* yang didapat dengan cara *menyalahi* moral hanya akan memberikan kebahagiaan *semu* yang penuh kecemasan.
⑥ Boleh saja mengejar *mimpi* setinggi langit, asalkan *langkahmu* tidak *menyalahi* nilai² kebaikan.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ فِيهِ فَهُوَ رَدٌّ*.
Barangsiapa yang membuat *perkara* baru dalam urusan *agama* kami ini yang *menyalahi* (tidak ada contohnya) darinya, maka *amalan* tersebut *tertolak*. HR Bukhari, Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment