Kajian wag harian 19 Robi'ul Akhir 1448H
*GEMBIRA 1* (30-09- '26)
*إِنَّ هَٰذَا ٱلۡقُرۡءَانَ يَهۡدِي لِلَّتِي هِيَ أَقۡوَمُ وَيُبَشِّرُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ ٱلَّذِينَ يَعۡمَلُونَ ٱلصَّٰلِحَٰتِ أَنَّ لَهُمۡ أَجۡرٗا كَبِيرٗا*.
Al-Isra', 17:9
Sungguh, *Al-Qur`ān* ini memberi petunjuk ke (jalan) yang paling *lurus* dan memberi kabar *gembira* kepada orang mukmin yang mengerjakan *kebaikan*, bahwa mereka akan mendapat *pahala* yang besar.
Kata orang bijak :
Hati yang *gembira* adalah obat terbaik bagi *tubuh* yang lelah dan *jiwa* yang sedang diuji.
(*A cheerful heart is the best medicine for a tired body and a tested soul*.
*الْقَلْبُ الْمَبْهُوْجُ هُوَ أَفْضَلُ دَوَاءٍ لِلْجَسَدِ الْمُتْعَبِ وَالرُّوْحِ الْمُبْتَلَاةِ*).
① *Kegembiraan* sejati tidak ditemukan dalam kepemilikan *materi*, melainkan dalam rasa *syukur* atas apa yang telah kita miliki.
② Saat kita memilih untuk membagikan *gembira*, beban hidup *orang²* di sekitar kita pun perlahan *terangkat*.
③ Jangan menunggu momen yang *sempurna* untuk merasa *gembira*; ciptakanlah kebahagiaan itu dari *hal-hal* kecil hari ini.
④ *Senyuman* yang lahir dari rasa *gembira* mampu meruntuhkan tembok *kesedihan* yang paling kokoh sekalipun.
⑤ Menyimpan rasa *gembira* dalam *kesederhanaan* adalah bentuk *kekayaan* jiwa yang paling hakiki.
⑥ Ketika badai *kesulitan* melanda, ingatan akan masa² *gembira* menjadi pelita yang menuntun kita *keluar* dari kegelapan.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*للهُ أَشَدُّ فَرَحًا بِتَوْبَةِ عَبْدِهِ حِينَ يَتُوبُ إِلَيْهِ مِنْ أَحَدِكُمْ كَانَ عَلَى راحِلَتِهِ بِأَرْضِ فَلاَةٍ*.
Sungguh Allah lebih *gembira* dengan taubat hamba-Nya ketika ia *bertaubat* kepada-Nya daripada *kegembiraan* salah seorang dari kalian yang berada di atas *hewan* tunggangannya di padang pasir (lalu hewan itu *hilang* dan ditemukan kembali). HR Muslim. (zainuddin as).
NB.ُلله : baca Lallaahu.
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment