Kajian wag harian 26 Robi'ul Akhir 1448H
*PENA 2* (07-10-'26)
*وَلَوۡ أَنَّمَا فِي ٱلۡأَرۡضِ مِن شَجَرَةٍ أَقۡلَٰمٞ وَٱلۡبَحۡرُ يَمُدُّهُۥ مِنۢ بَعۡدِهِۦ سَبۡعَةُ أَبۡحُرٖ مَّا نَفِدَتۡ كَلِمَٰتُ ٱللهِ إِنَّ ٱللهَ عَزِيزٌ حَكِيمٞ*.
Luqman: 31:27
Dan seandainya pohon² di bumi menjadi *pena* dan lautan (menjadi *tinta*), ditambahkan kepadanya *tujuh* lautan (lagi) setelah (kering)nya, niscaya tidak akan *habis²-nya* (dituliskan) kalimat² *Allah*. Sesungguhnya Allah *Mahaperkasa*, Mahabijaksana.
Kata orang bijak :
*Pedang* dapat merusak benteng fisik, namun *pena* sanggup merobohkan benteng *kebodohan*.
(*A sword can destroy a physical fortress, but a pen can overthrow the fortress of ignorance*.
*السَّيْفُ يُمْكِنُهُ أَنْ يُدَمِّرَ حِصْنًا مَادِّيًّا، وَلٰكِنَّ الْقَلَمَ قَادِرٌ عَلَى هَدْمِ حِصْنِ الْجَهْلِ*).
① *Kebijaksanaan* seseorang tidak diukur dari mahalnya harga *pena*, melainkan dari *manfaat* isi tulisannya.
② Satu gubahan *pena* yang berisi kedamaian mampu *menenangkan* jiwa yang sedang *dihantam* badai.
③ *Pena* tidak pernah memilih kertas, sebagaimana *kebaikan* tidak seharusnya *memilih* kepada siapa ia diberikan.
④ Dunia mungkin *mengabaikan* suaramu, tetapi *pena* akan selalu menjadi *pendengar* yang paling setia.
⑤ *Keberanian* terbesar seorang penulis adalah saat *penanya* berani menyuarakan *kebenaran* di tengah kesunyian.
⑥ Waktu adalah *pena* yang terus bergerak; pastikan setiap *baris* perjalananmu berharga untuk *dikenang*.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*إِنَّ أَوَّلَ مَا خَلَقَ اللهُ الْقَلَمَ، فَقَالَ لَهُ: اكْتُبْ، قَالَ: رَبِّ وَمَاذَا أَكْتُبُ؟ قَالَ: اكْتُبْ مَقَادِيرَ كُلِّ شَيْءٍ حَتَّى تَقُومَ السَّاعَةُ*.
Sesungguhnya *makhluk* yang pertama kali diciptakan Allah adalah *pena*. Lalu Allah berfirman kepadanya: *Tulislah*! Pena bertanya: 'Wahai *Tuhanku*, apa yang harus aku tulis?' Allah berfirman: 'Tulislah *takdir* segala sesuatu sampai datangnya hari *kiamat*. HR Abu Dawud. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment