Kajian wag harian 24 Jumadil Awwal 1448H
*PERHITUNGAN 2* (04-11-'26)
*Allahﷻ* berfirman :
*رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيَّ وَلِلۡمُؤۡمِنِينَ يَوۡمَ يَقُومُ ٱلۡحِسَابُ*.
Ibrahim, 14:41
Ya Tuhan kami, *ampunilah* aku dan kedua ibu bapakku dan semua *orang* yang beriman pada hari diadakan *perhitungan* (hari Kiamat).
*Rasulullahﷺ* bersabda :
*مَنْ نُوقِشَ الحِسَابَ عُذِّبَ. قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ، أَلَيْسَ يَقُولُ اللهُ تَعَالَى: (فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا).قَالَ: ذَلِكَ العَرْضُ*.
Barang siapa yang *hisabnya* dituntut (dinampakkan) maka ia *disiksa*. Kata Aisyah, saya bertanya: Ya *Rasulallah*, bukankah Allah Ta'ala berfirman: (Maka ia *dihisab* dengan hisab yang mudah?) (Al Insyiqaq, 84:8). Nabi menjawab: ayat itu *maksudnya* hanyalah *ardh* (hari ketika amal diperlihatkan). HR Bukhari.
NB. Maksudnya bukanlah hisab yang sebenarnya (audit rinci), melainkan al-ardh (hanya diperlihatkan saja).
Kata orang bijak :
① Jangan biarkan emosi mengaburkan *perhitungan* akal sehat ketika *Anda* sedang menghadapi *masalah pelik*.
(*Do not let emotion blur the calculation of common sense when you are facing a complex problem*.
*لَا تَدَعِ العَاطِفَةَ تُغَبِّشُ حِسَابَاتِ العَقْلِ السَّلِيمِ عِنْدَمَا تُوَاجِهُ مُشْكِلَةً عَوْصَاءَ*).
② Dalam *berbuat* baik kepada sesama, singkirkan segala bentuk *perhitungan* pamrih agar kebaikan itu *bernilai* murni.
③ *Hubungan* yang sehat dibangun atas dasar *kepercayaan* dan kasih sayang, bukan atas dasar *perhitungan* siapa yang memberi lebih banyak.
④ *Menghadapi* manusia terkadang memerlukan *perhitungan* psikologis agar *komunikasi* berjalan dengan penuh empati.
⑤ *Waktu* adalah aset paling berharga yang tidak memiliki *tombol* ulang; maka gunakan ia dengan *perhitungan* yang bijak.
⑥ Introspeksi diri adalah bentuk *perhitungan* batin yang jujur untuk *mengevaluasi* seberapa banyak *kebaikan* yang sudah kita tebar.
⑦ Di penghujung hari, *perhitungan* terbaik bukanlah seberapa banyak *harta* yang terkumpul, melainkan seberapa banyak *hati* yang berhasil kita bahagiakan. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment