Kajian rutin 7 Shafar 1444H
*A p i*
*إِلَّا مَنِ ٱسۡتَرَقَ ٱلسَّمۡعَ فَأَتۡبَعَهُۥ شِهَابٞ مُّبِينٞ*
Al-Hijr, 15:18
kecuali (*setan*) yang mencuri- curi (*berita*) yang dapat didengar (dari *malaikat*) lalu dikejar oleh semburan *api* yang terang.
Kata orang bijak :
Barangsiapa menyalakan *api* fitnah, maka dia *sendiri* yang akan menjadi bahan *bakarnya*. (Ali Bin Abi Thalib).
① Bagaimana kita menjaga *api batin* tetap hidup? Minimal, dengan *dua hal* : kemampuan menghargai pikiran *positif* dalam hidup, dan komitmen untuk *bertindak*.
② *Ketakutan* adalah *teman* terbaik sekaligus *musuh* terburuk. Ini seperti *api*. Jika bisa mengendalikannya *bermanfaat*, jika tidak, justru akan membakar dan *menghancurkan* Anda.
③ Manusia ragukan bintang itu *api* membara, ragukan *gerak putar* sang surya, ragukan *kebenaran* sebagai dusta, tapi tak pernah ragukan *kasih sayang* dan cinta.
④ *Rindu* itu sunyi, cuma kamu yang bisa *meramaikannya*. Rindu itu *api*, cuma kamu yang mampu *memadamkannya*.
⑤ *Air* bisa memadamkan *api*. Itulah mengapa saat *hatimu* terbakar, kamu harus *menangis*. Sepertinya biar api di dadamu *padam* oleh air-mata.
⑥ *Persahabatan* yang paling teguh terbentuk dalam keadaan *sama² susah*; seperti besi paling *kuat* disatukan oleh *nyala api* yang paling panas.
⑦ *Rasulullah ﷺ* bersabda :
*إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنْ الصَّلَاةِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ*
Jika *udara* sangat panas menyengat maka *tundalah* shalat, karena *panas* yang sangat menyengat itu berasal dari hembusan *api neraka* Jahannam. HR Bukhari, Muslim.(zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag Ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment