Kajian wag harian 20 Jumadil Awwal 1447H
*TERSESAT 1* (11-11- '25)
*إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعۡلَمُ مَن يَضِلُّ عَن سَبِيلِهِۦۖ وَهُوَ أَعۡلَمُ بِٱلۡمُهۡتَدِينَ*
Al-An'am: 6:117
Sesungguhnya Tuhanmu, *Dialah* yang lebih mengetahui siapa yang *tersesat* dari jalan-Nya, dan Dia lebih mengetahui *orang²* yang mendapat petunjuk.
Kata orang bijak :
Orang yang *tersesat* dalam ambisi *liar* akan membangun *istana* di atas pasir rapuh.
(*One who is lost in reckless ambition will build a palace upon fragile sand*.
*إِنَّ مَن ضَلَّ فِي الطَّمُوحِ الجَامِحِ لَسَيَبْنِي قَصْرًا عَلَى رَمْلٍ هَشٍّ*).
① Orang yang *tersesat* tanpa kompas moral akan *menemukan* setiap jalan sebagai *jurang*.
② Buruknya keadaan *tersesat* adalah ketika seseorang mulai mencintai *kabut* dan melupakan *matahari*.
③ *Tersesat* dalam gemerlap dunia seringkali berarti *kehilangan* cahaya di dalam *jiwa* sendiri.
④ Jalan yang *tersesat* selalu berujung pada *penyesalan* yang lebih berat daripada *beban* di awal perjalanan.
⑤ Bahaya terbesar orang *tersesat* adalah mereka tidak tahu bahwa *mereka* sedang *berjalan* menuju kehampaan.
⑥ Jiwa yang *tersesat* tidak pernah menemukan *kedamaian*, karena selalu mengejar *bayangan* kebahagiaan palsu.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*مَنْ مَنَحَ مَنِيحَةَ لَبَنٍ أَوْ وَرِقٍ أَوْ هَدَى زُقَاقًا كَانَ لَهُ مِثْلَ عِتْقِ رَقَبَةٍ*
Barangsiapa memberikan pemberian *susu* (memberikan unta atau kambing untuk diambil susunya lalu dikembalikan lagi) dan *wariq* (perak, yakni meminjaminya), menunjuki jalan (kepada orang yang *tersesat* dan orang buta), maka baginya pahala seperti *memerdekakan* budak. HR Tirmidzi. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ustad H Zainuddin
No comments:
Post a Comment