Kajian wag harian 30 Ramadhan 1447H
*SHALAT IED 2* (19-03-'26)
*فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ*.
Maka laksanakanlah *shalat* karena *Tuhanmu*, dan *berkurbanlah*.
(Ibnu Katsir, Al-Qurthubi dan Ath-Thabari: shalat Idul Adlha).
Kata orang bijak :
Di barisan shaf *Shalat 'Id*, tak ada jabatan atau kekayaan; yang ada hanyalah *hamba²* yang rindu akan *ampunan* Tuhannya.
(*In the prayer rows of Eid, there are no ranks or riches; there are only servants longing for the forgiveness of their Lord*.
*فِي صُفُوْفِ صَلَاةِ الْعِيْدِ، لَا مَنَاصِبَ وَلَا ثَرْوَةَ؛ بَلْ لَيْسَ هُنَاكَ إِلَّا عِبَادٌ يَشْتَاقُوْنَ إِلَى مَغْفِرَةِ رَبِّهِمْ*).
① *Shalat 'Id* mengajarkan kita untuk saling memandang dengan *kasih sayang*, karena kita semua adalah *musafir* yang mengharap ridla-Nya.
② Jangan biarkan makna *Shalat 'Id* berlalu begitu saja; jadikan ia *awal* bagi kualitas ibadah yang *lebih baik* di hari-hari mendatang.
③ Mengenakan pakaian terbaik untuk *Shalat 'Id* itu baik, namun menghiasi *batin* dengan akhlak yang *mulia* jauh lebih utama.
④ *Shalat 'Id* adalah pengingat bahwa setiap *perjalanan* hidup yang melelahkan selalu memiliki titik henti untuk *bersyukur* dan merayakan rahmat-Nya.
⑤ Kemenangan yang dirayakan saat *Shalat 'Id* adalah ketika *lisan* kita lebih terjaga dan hati kita lebih *lapang* dalam memaafkan.
⑥ Semoga getaran takbir dalam *Shalat 'Id* kali ini mampu meruntuhkan dinding *ego* di dalam dada, menyisakan ruang luas untuk *cinta* dan kedamaian.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ يَوْمَ الْفِطْرِ وَالْأَضْحَى إِلَى الْمُصَلَّى فَأَوَّلُ شَيْءٍ يَبْدَأُ بِهِ الصَّلَاةُ*.
dari Abu Sa'id Al Khudri berkata, Pada hari raya *Idul Fitri* dan Adlha *Rasulullahﷺ* keluar menuju tempat shalat (*lapangan*), dan pertama kali yang beliau kerjakan adalah *shalat*. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment