Kajian wag harian 29 Ramadhan 1447H
*SHALAT 'ID 1* (18-03- '26)
*وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ*.
Al-Baqarah, 2:185
dan hendaklah kamu *mencukupkan* bilangannya (bilangan hari puasa Ramadlan) dan hendaklah kamu *mengagungkan* Allah (bertakbir menjelang shalat *'idul fitri*) atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu *bersyukur*.
Kata orang bijak :
*Shalat 'Id* bukan sekadar ritual setahun dua kali, melainkan momentum *pembuktian* bahwa kita mampu sujud bersama dalam *kerendahan* hati yang sama.
(*Eid prayer is not merely a twice-a-year ritual, but a momentum to prove that we are capable of prostrating together in the same humility*.
*صَلَاةُ الْعِيْدِ لَيْسَتْ مُجَرَّدَ طَقْسٍ مَرَّتَيْنِ فِي السَّنَةِ، بَلْ هِيَ لَحْظَةُ إِثْبَاتٍ بِأَنَّنَا قَادِرُوْنَ عَلَى السُّجُوْدِ مَعًا فِي تَوَاضُعٍ وَاحِدٍ*).
① *Takbir* yang berkumandang sebelum *Shalat 'Id* adalah pengingat bahwa sebesar apa pun masalah kita, *Allah* jauh lebih besar dari segalanya.
② Barisan shaf yang rapat dalam *Shalat 'Id* adalah pesan kuat bahwa *umat* akan selalu kokoh jika saling *menguatkan* dalam iman.
③ *Shalat 'Id* adalah puncak dari sebuah perjuangan panjang, di mana *kemenangan* sejati dirayakan dengan *ketaatan*, bukan kemewahan.
④ Persaudaraan dan *Kebersamaan* langkah kaki menuju tanah lapang untuk *Shalat 'Id*, adalah langkah menuju *persatuan*, menghapus jarak perbedaan.
⑤ Melalui *Shalat 'Id*, kita belajar bahwa *kebahagiaan* menjadi sempurna ketika dirasakan ber-sama² dalam satu *doa* yang sama.
⑥ Senyum yang bertebaran selepas *Shalat 'Id* adalah cermin dari hati yang telah *dibasuh* oleh keikhlasan dan rasa *syukur*.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا يُصَلُّونَ الْعِيدَيْنِ قَبْلَ الْخُطْبَةِ*.
dari Ibnu 'Umar berkata, *Rasulullahﷺ*, Abu Bakar, dan 'Umar radliallahu 'anhuma, *mereka* melaksanakan *shalat dua Hari Raya* sebelum khutbah. HR Bukhari, Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment