Latest News

Awan 2

 


Kajian wag harian 18 Syawal 1447H


*AWAN 2* (06-04-'26)


*وَتَرَى ٱلۡجِبَالَ تَحۡسَبُهَا جَامِدَةࣰ وَهِیَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِۚ*.

An Naml, 27:88

Dan engkau akan melihat *gunung²*, yang engkau kira *tetap* di tempatnya, padahal ia berjalan (seperti) *awan* berjalan.


Kata orang bijak :

Jangan biarkan *awan* mendung hari ini *menutupi* keyakinanmu bahwa matahari akan tetap *terbit* esok pagi.

(*Do not let today's cloudy skies overshadow your belief that the sun will still rise tomorrow morning*.

*​لَا تَدَعْ سُحُبَ الْيَوْمِ الْمُلَبَّدَةِ بِالْغُيُومِ تُغَطِّي يَقِينَكَ بِأَنَّ الشَّمْسَ سَتُشْرِقُ حَتْمًا فِي صَبَاحِ الْغَدِ*).


① Kesedihan hanyalah *awan* yang lewat; jangan biarkan ia menetap dan membuatmu *lupa* bahwa jiwamu adalah *langit* yang luas.


② ​Belajarlah dari *awan*, ia tidak pernah berusaha *menjadi* apa pun selain dirinya sendiri, namun *kehadirannya* selalu dinanti.


③ ​Di balik setiap *awan* yang tebal, ada langit biru yang *tenang* menunggu untuk kembali *terlihat*.


④ ​Jangan menghabiskan waktumu mencemaskan *awan* yang belum tentu membawa *badai*; nikmatilah *teduhnya* saat ini.


⑤ ​Sama seperti *awan* yang menghiasi langit, *rintangan* dalam hidup sebenarnya hanyalah hiasan yang *mendewasakan* jiwa.


⑥ ​Ketinggian *awan* mengajarkan kita untuk *bermimpi* besar, namun kerelaannya menjadi hujan *mengajarkan* kita untuk tetap membumi.


⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :

*بَيْنَا رَجُلٌ بِفَلَاةٍ مِنْ الْأَرْضِ فَسَمِعَ صَوْتًا فِي سَحَابَةٍ اسْقِ حَدِيقَةَ فُلَانٍ فَتَنَحَّى ذَلِكَ السَّحَابُ فَأَفْرَغَ مَاءَهُ فِي حَرَّةٍ*.

Ketika seorang *laki²* berada di tanah lapang (padang pasir), tiba² ia *mendengar* suara di dalam *awan*: 'Siramilah kebun si Fulan!' Maka awan itu *menepi* dan menumpahkan airnya di suatu *tanah* yang berbatu hitam.

HR Muslim. (zainuddin as).

NB. Hadis ini sering digunakan sebagai motivasi bagi para pengusaha dan pemilik tanah agar selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk kepentingan umat, karena hal itulah yang akan menjaga kelancaran urusan dunia mereka.


Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah 

Sumber wag ust H Zainuddin 

No comments:

Post a Comment

KBIH Masyarakat Madani Bojonegoro Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Theme images by Roofoo. Powered by Blogger.