Kajian wag harian 12 Dzulqodah 1447H
*THAWAF 1* (29-04-'26)
*وَطَهِّرۡ بَیۡتِیَ لِلطَّائِفِينَ وَالْقَائِمِينَ وَٱلرُّكَّعِ ٱلسُّجُودِ*
Al Hajj, 22:26
dan sucikanlah *rumah-Ku* bagi orang² yang *thawaf*, dan orang² yang beribadah dan orang yang *rukuk* dan sujud.
Kata orang bijak :
Jadikan *Allah* sebagai pusat semestamu, maka seluruh *langkah* hidupmu akan menjadi *thawaf* yang penuh keberkahan.
(*"Make Allah the center of your universe, and every step of your life will become a thawaf full of blessings*.
*اجْعَلِ اللهَ مَرْكَزَ كَوْنِكَ، فَسَتَكُونُ كُلُّ خُطُوَاتِ حَيَاتِكَ طَوَافًا مَلِيئًا بِالْبَرَكَةِ*).
① Dalam setiap putaran *thawaf*, kita belajar untuk menanggalkan *kesombongan* dan mengakui bahwa kita hanyalah *debu* di hadapan Keagungan-Nya.
② Hidup adalah *thawaf* panjang; terkadang kita merasa di *titik* yang sama, namun sebenarnya kita sedang bergerak menuju *kedekatan* yang lebih dalam dengan Tuhan.
③ Di lintasan *thawaf*, tak ada raja atau jelata. Semua berputar dalam *kerinduan* yang sama, membuktikan bahwa di *mata-Nya* kita hanyalah hamba.
④ *Thawaf* bukan sekadar gerak fisik, melainkan *ritual* cinta seorang yang tak ingin lepas dari pandangan *Kekasih* sejatinya.
⑤ Jika seluruh semesta *bertasbih* dalam orbitnya, maka *thawaf* adalah cara manusia menyelaraskan diri dengan *detak* jantung alam semesta.
⑥ Biarlah setiap putaran *thawaf* mengikis *dosa²-mu*, hingga yang tersisa hanyalah *jiwa* yang bening dan ridha.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*لَا يَحُجُّ بَعْدَ الْعَامِ مُشْرِكٌ، وَلَا يَطُوفُ بِالْبَيْتِ عُرْيَانٌ*.
Setelah tahun (9 Hijriyah) ini, orang *musyrik* tidak boleh berhaji, dan tidak boleh melakukan *thawaf* di Baitullah dalam keadaan *telanjang*. HR. Bukhari dan Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment