Kajian wag harian 3 Dzulhijjah 1447H
*MABRUR 2* (20-05-'26)
*لَن تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ*
Ali Imron, 3:92
Kamu tidak akan memperoleh *kebajikan* (yang sempurna) sebelum kamu *menginfakkan* sebagian *harta* yang kamu cintai.
Kata orang bijak :
Haji *mabrur* (seakar kata Albirr) bukan seberapa *megah* perjalananmu menuju Tanah Suci, tapi tentang seberapa besar *perubahan* hatimu saat kembali ke tanah air.
(*A mabrur Hajj is not about how grand your journey to the Holy Land is, but about how deeply your heart transforms when you return home*.
*الْحَجُّ الْمَبْرُوْرُلَيْسَ بِعَظَمَةِ رِحْلَتِكَ إِلَى الْأَرْضِ الْمُقَدَّسَةِ، وَلٰكِنْ بِعِظَمِ تَغَيُّرِ قَلْبِكَ عِنْدَ عَوْدَتِكَ إِلَى وَطَنِكَ*).
① *Doa* terbaik sehabis sujud di Multazam adalah semoga seluruh lelah dan pengorbanan *dibalas* Allah dengan pahala haji *mabrur* yaitu surga.
② Haji *mabrur* bak pohon berakar kuat tertanam di pilar *iman*, buahnya dinikmati masyarakat sekitar berwujud *kemanfaatan*.
③ Seseorang disebut hajinya *mabrur* apabila setelah kembali, ia menjadi manusia yang lebih *gemar* memberi makan orang miskin dan *menebarkan* kedamaian.
④ Perjalanan haji *mabrur* sejati, baru dimulai ketika pesawat *mendarat* kembali di tanah air, sebab di situlah ujian *keteguhan* iman dimulai.
⑤ Janganlah *lelahnya* fisik di Muzdalifah dan Mina menguap sia-sia; jaga predikat haji *mabrur* dengan tetap *istiqamah* di jalan kebaikan.
⑥ Haji *mabrur* adalah ketika pakaian ihram putih bersih *bertransformasi* menjadi kesucian hati yang *terjaga* dari noda maksiat di SISA USIA.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*لَكِنَّ أَفْضَلَ الْجِهَادِ: حَجٌّ مَبْرُورٌ*.
"Akan tetapi, *jihad* yang paling utama (bagi kalian kaum *wanita*) adalah haji yang *mabrur*. HR. Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment