Kajian wag harian 1 Muharrom 1448H
*IBU 1* (16-06-'26)
*رَبَّنَا ٱغۡفِرۡ لِي وَلِوَٰلِدَيَّ وَلِلۡمُؤۡمِنِينَ يَوۡمَ يَقُومُ ٱلۡحِسَابُ*.
Ibrahim: 15:41
Ya Tuhan kami, *ampunilah* aku dan kedua *ibu bapakku* dan semua orang yang *beriman* pada hari diadakan perhitungan (hari Kiamat).
Kata orang bijak :
*Ibu* adalah madrasah pertama bagi *anak²-nya*, tempat di mana cinta kasih, akhlak mulia, dan *ketulusan* diajarkan.
(*A mother is the first school for her children, a place where love, noble character, and sincerity are taught*.
*الأُمُّ مَدْرَسَةٌ أُولَى لِأَبْنَائِهَا يُعَلَّمُ فِيهَا الْحُبُّ وَالْأَخْلَاقُ الْفَاضِلَةُ وَالْإِخْلَاصُ*).
① Di balik *sukses* seorang anak, selalu ada doa *ibu* yang mengalir deras tak pernah putus di *sepertiga* malam.
② *Ibu* mungkin tidak selalu mampu membelikan apa yang kita *inginkan*, tetapi ia selalu memberikan semua yang ia *miliki* demi kebahagiaan kita.
③ Cinta seorang *ibu* itu seperti matahari; ia menyinari dan memberi *kehangatan* sepanjang waktu tanpa pernah *meminta* bumi untuk membalasnya.
④ Dunia bisa saja *berbalik* arah dan meninggalkanmu, namun pintu maaf dan kasih sayang seorang *ibu* selalu terbuka lebar untuk *menyambutmu* kembali.
⑤ Kerutan di wajah *ibu* adalah garis-garis perjuangan, sebuah *bukti* nyata betapa kerasnya ia menukar masa *mudanya* demi masa depan anak²-nya.
⑥ Kita tidak akan pernah bisa *menghitung* rintik hujan, sama seperti kita tidak akan pernah bisa menghitung *luasnya* pengorbanan seorang *ibu*.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*إِنَّ اللهَ حَرَّمَ عَلَيْكُمْ عُقُوقَ الْأُمَّهَاتِ، ، وَوَأْدَ الْبَنَاتِ وَمَنْعًا وَهَاتِ*.
Sesungguhnya Allah *mengharamkan* atas kalian durhaka kepada para *ibu* dan *mengubur* anak perempuan hidup², *bakhil* (tidak mau memberi) tapi suka *me-minta²*. HR Bukhari, Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment