Kajian wag harian 5 Muharrom 1448H
*RAHMAT 1* (20-06-'26)
*إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَٱلَّذِينَ هَاجَرُواْ وَجَٰهَدُواْ فِي سَبِيلِ ٱللهِ أُوْلَٰٓئِكَ يَرۡجُونَ رَحۡمَتَ ٱللهِ وَٱللهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ*.
Al-Baqarah: 2:218
Sesungguhnya orang² yang *beriman*, dan orang² yang *berhijrah* dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan *rahmat* Allah. Allah Maha *Pengampun*, Maha Penyayang.
Kata orang bijak :
Ketika *pintu²* dunia tampak tertutup di hadapanmu, ketahuilah bahwa *rahmat* Allah sedang *menuntunmu* menuju pintu yang lebih baik.
(*When the worldly doors seem shut before you, know that Allah's mercy is leading you to a far better door*.
*عِنْدَمَا تَبْدُو أَبْوَابُ الدُّنْيَا مُغْلَقَةً أَمَامَكَ، فَاعْلَمْ أَنَّ رَحْمَةَ اللهِ تَقُودُكَ إِلَى بَابٍ أَفْضَلَ*).
① *Rahmat* Tuhan tidak pernah terlambat; Ia selalu datang tepat di saat kita *membutuhkannya*, bukan di saat kita *menginginkannya*.
② Hidup yang *damai* bukanlah hidup yang tanpa masalah, melainkan yang *senantiasa* dinaungi *rahmat* dan rasa syukur.
③ Jangan pernah berputus asa dari *rahmat* Tuhan, karena luas *pengampunan-Nya* jauh melampaui besarnya *kesalahan²-mu*.
④ Bersyukur atas *kebahagiaan* adalah hal yang biasa, namun melihat *rahmat* di balik seuntai cobaan adalah *kebijakan* yang luar biasa.
⑤ Hati yang dipenuhi rasa *benci* tak akan pernah *memiliki* ruang untuk merasakan indahnya *rahmat* dan kedamaian.
⑥ Menjadi manusia yang *bermanfaat* bagi sesama adalah *cara* terbaik untuk membumikan *rahmat* yang telah kita terima dari Langit.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*إِنَّ اللهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ الْخَلْقَ: إِنَّ رَحْمَتِي سَبَقَتْ غَضَبِي*.
Sesungguhnya Allah telah *menulis* suatu ketetapan sebelum Dia menciptakan *makhluk* : 'Sesungguhnya *rahmat-Ku* mendahului *kemurkaan-Ku*. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment