Kajian wag harian 28 Muharrom 1448H
*BERBAKTI 2* (13-07- '26)
*وَٱخۡفِضۡ لَهُمَا جَنَاحَ ٱلذُّلِّ مِنَ ٱلرَّحۡمَةِ وَقُل رَّبِّ ٱرۡحَمۡهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرٗا*.
Al-Isra': 17:24
Dan rendahkanlah dirimu (*berbakti*) terhadap *keduanya* dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai *Tuhanku*! Sayangilah keduanya sebagaimana *mereka* berdua telah *mendidik* aku pada waktu kecil".
Kata orang bijak :
Jangan menunggu sukses baru *berbakti* kepada orang tua; *mulailah* berbakti, maka kesuksesan akan *mengejarmu* atas ridha mereka.
(*Do not wait for success to honor your parents; begin honoring them, and success will pursue you by virtue of their pleasure*.
*لَا تَنْتَظِرِ النَّجَاحَ لِتَبَرَّ بِوَالِدَيْكَ، بَلِ ابْدَأْ بِبِرِّهِمَا، وَسَيَسْعَى النَّجَاحُ خَلْفَكَ بِرِضَاهُمَا*).
① Doa orang tua yang ridha karena *bakti* anaknya, memiliki *kekuatan* yang mampu *menembus* langit.
② Menghormati guru dan *berbakti* kepada orang tua adalah *fondasi* utama bagi lahirnya *ilmu* yang berkah dan bermanfaat.
③ Kasih sayang orang tua adalah *lautan* tanpa tepi; *bakti* kita mungkin takkan pernah *cukup* untuk membalasnya.
④ Anak yang *berbakti* tidak akan pernah kehilangan arah, karena *langkah* kakinya selalu diiringi oleh *doa²* suci yang tulus.
⑤ Ketulusan dalam *berbakti* akan melembutkan *hati* yang keras dan mengubah setiap *ujian* hidup menjadi kemudahan.
⑥ Jadikan dirimu *alasan* orang tuamu tersenyum dan *bersyukur* kepada Tuhan, karena *baktimu* kepada mereka.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*رِضَا اللهِ فِي رِضَا الْوَالِدَيْنِ، وَسَخَطُ اللهِ فِي سَخَطِ الْوَالِدَيْنِ*.
*Ridha* Allah itu tergantung pada ridha *kedua* orang tua, dan murka Allah itu tergantung pada *murka* kedua orang tua. HR Thabrani. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment