Kajian wag harian 22 Muharrom 1448H
*MENERTAWAKAN 2* (07-07-'26)
*فَلَمَّا جَآءَهُم بِـَٔايَٰتِنَآ إِذَا هُم مِّنۡهَا يَضۡحَكُونَ*.
Az-Zukhruf: 43:47
Maka ketika dia (Musa) *datang* kepada mereka (Fir'aun dan pemuka²) membawa *mukjizat²* Kami, seketika itu mereka *menertawakannya*.
Kata orang bijak :
Sebelum kamu *menertawakan* kekurangan seseorang, ingatlah bahwa setiap *manusia* sedang berjuang dengan *bebannya* masing².
(*Before you laugh at someone's flaws, remember that everyone is fighting their own battles*.
*قَبْلَ أَنْ تَضْحَكَ مِنْ عُيُوبِ شَخْصٍ مَا، تَذَكَّرْ أَنَّ كُلَّ إِنْسَانٍ يُكَافِحُ مَعَ أَعْبَائِهِ الْخَاصَّةِ*).
① Hidup ini terlalu *singkat* untuk dijalani dengan kaku; belajarlah *menertawakan* kesalahanmu hari ini, demi menjadi lebih *bijak* hari esok.
② Masa depan yang *cerah* adalah milik mereka yang hari ini berani *berjalan* terus, meski banyak orang yang *menertawakan* langkah awalnya.
③ Seringkali, hal-hal yang dulu kita *tangisi*, akan kita *tertawakan* di masa depan, karena datangnya *kesadaran* dan kedewasaan kita.
④ Mengapa harus cemas pada mereka yang *menertawakan* kita? Waktu adalah *hakim* terbaik yang akan *membuktikan* hasil akhir.
⑤ Fokuslah membangun *fondasi* keberhasilanmu; biarkan mereka *menertawakanmu*, karena hasil tidak akan pernah *mengkhianati* proses.
⑥ Menjadi *bahagia* bukan berarti hidup tanpa masalah, dampak meremehkan dan *menertawakan* hal-hal kecil sering *membuat* kita tersandung.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ، وَلَا يَحْقِرُهُ*.
*Muslim* yang satu dengan muslim yang lainnya adalah *bersaudara*, tidak boleh menyakiti, *merendahkan*, ataupun menghina (*menertawakan*). HR Muslim. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin
No comments:
Post a Comment