Kajian wag harian 20 Robi'ul Akhir 1448H
*GEMBIRA 2* (01-10-'26)
*يَوۡمَ يَرَوۡنَ ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ لَا بُشۡرَىٰ يَوۡمَئِذٖ لِّلۡمُجۡرِمِينَ وَيَقُولُونَ حِجۡرٗا مَّحۡجُورٗا*.
Al-Furqan, 25:22
(Ingatlah) pada hari (ketika) *mereka* (para pendosa) melihat para *malaikat*, pada hari itu tidak ada kabar *gembira* bagi orang² yang berdosa dan mereka berkata, *Ḥijran maḥjūrā* (semoga ada dinding yang melindungi kami).
Kata orang bijak :
Hati yang senantiasa *gembira* adalah cerminan dari *jiwa* yang telah *berdamai* dengan takdirnya.
(*A heart that is always joyful is a reflection of a soul that has made peace with its destiny*.
*الْقَلْبُ الَّذِي يَفْرَحُ دَائِمًا هُوَ انْتِكَاسَةٌ لِلرُّوحِ الَّتِي صَالَحَتْ قَدَرَهَا*).
① Jangan biarkan *bayang²* masa lalu merampas rasa *gembira* yang berhak kamu *nikmati* saat ini.
② *Kebijaksanaan* mengajarkan kita untuk menyambut *duka* dengan sabar dan menyambut *gembira* dengan tidak berlebihan.
③ Rasa *gembira* terindah adalah saat kita tahu bahwa *keberadaan* kita mampu mengukir *senyum* di wajah orang lain.
④ *Kegembiraan* yang lahir dari *ketulusan* akan selalu memancarkan *energi positif* kepada siapa saja yang kita temui.
⑤ Teruslah melangkah dengan hati yang *gembira*, karena setiap *niat baik* akan selalu menemukan *jalan* indahnya sendiri.
⑥ Kedamaian *batin* adalah ladang tempat terbitnya rasa *gembira* yang tak mudah *digoyahkan* oleh keadaan luar.
⑦ *Rasulullahﷺ* bersabda :
*بَشِّرِ الْمَشَّائِينَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ*.
Berikanlah kabar *gembira* kepada orang² yang *berjalan* dalam kegelapan menuju *masjid²*, bahwa mereka akan mendapatkan *cahaya* yang sempurna pada hari *kiamat*. HR Abu Dawud dan Tirmidzi. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber Wag ust H Zainuddin
No comments:
Post a Comment