Kajian wag harian 4 Sya'ban 1446H
*KACAU 1*. (03-02-'25)
*بَلۡ كَذَّبُواْ بِٱلۡحَقِّ لَمَّا جَآءَهُمۡ فَهُمۡ فِيٓ أَمۡرٖ مَّرِيجٍ*
Qaf: 50:5
Bahkan, mereka telah *mendustakan* kebenaran ketika (kebenaran itu) *datang* kepada mereka, maka mereka berada dalam keadaan *kacau* balau.
Kata orang bijak :
Dalam *kekacauan*, orang *bijak* menemukan peluang, sementara yang *lemah* hanya melihat masalah.
(*In chaos, the wise find opportunities, while the weak see only problems*.
*فِي الْفَوْضَى، يَجِدُ الْحُكَمَاءُ الْفُرَصَ، بَيْنَمَا لَا يَرَى الضُّعَفَاءُ إِلَّا الْمَشَاكِلَ*).
① Hidup yang tampak *kacau* sering kali menyimpan *hikmah* yang belum kita *pahami*.
② Jangan *biarkan* pikiran yang *kacau* menghalangi langkah menuju *impianmu*.
③ Ketika dunia terasa *kacau*, tetaplah *berpegang* pada *prinsip* dan keyakinanmu.
④ *Kacau* bukan berarti *hancur*; terkadang itu hanya *proses* menuju keteraturan yang lebih baik.
⑤ Hati yang *kacau* hanya bisa diredam dengan *ketenangan* jiwa dan doa yang *khusyuk*.
⑥ *Kebijaksanaan* sejati terlihat ketika *seseorang* mampu tetap tenang di tengah *kekacauan*.
⑦ *Rasulullah ﷺ* bersabda :
*لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ حَتَّى يُهِمَّ رَبَّ الْمَالِ مَنْ يَقْبَلُ صَدَقَتَهُ وَحَتَّى يَعْرِضَهُ فَيَقُولَ الَّذِي يَعْرِضُهُ عَلَيْهِ لَا أَرَبَ لِي*
Tidak akan terjadi hari *qiyamat* hingga terjadi pada kalian *harta* yang banyak melimpah kemudian timbul *kekacauan*. Saat itu pemilik harta berharap ada orang yang mau *menerima* shadaqahnya dan hingga dia *me-nawar²-kannya*, lalu berkata orang yang ditawarkan; aku *tidak* membutuhkannya. HR Bukhari. (zainuddin as).
Semoga kita selalu diberi petunjuk Allah
Sumber wag ust H Zainuddin

No comments:
Post a Comment